BREAKING NEWS
Senin, 23 Februari 2026

IGK Manila, Bapak Wushu Indonesia yang Antar Timnas Raih Emas di SEA Games 1991

BITVonline.com - Senin, 18 Agustus 2025 12:31 WIB
IGK Manila, Bapak Wushu Indonesia yang Antar Timnas Raih Emas di SEA Games 1991
Gubernur ABN IGK Manila. (foto: metro tv)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - Kabar duka datang dari dunia olahraga dan militer Indonesia. Mayor Jenderal (Purn) TNI I Gusti Kompyang (IGK) Manila, tokoh penting dalam sejarah olahraga nasional dan militer, wafat pada Senin (18/8/2025) di usia 83 tahun. Kabar tersebut dikonfirmasi oleh Sekretaris Jenderal Partai NasDem, Hermawi Taslim.

"Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Telah berpulang ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, Mayor Jenderal (Purn.) I Gusti Kompyang (IGK) Manila, pada hari ini, Senin, 18 Agustus 2025," ujar Hermawi.

Menurut informasi, IGK Manila meninggal dunia di Rumah Sakit Bunda, Menteng, Jakarta Pusat. Jenazah akan diberangkatkan menuju Rumah Sakit Pusat Gatot Soebroto untuk proses pemulasaran, sebelum disemayamkan di Aula Akademi Bela Negara (ABN) Partai NasDem untuk penghormatan terakhir dari keluarga, sahabat, dan kolega.

Tokoh Militer dan Olahraga Nasional

Lahir pada 8 Juli 1942, IGK Manila adalah lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1964 yang telah menorehkan berbagai prestasi dalam karier militernya. Ia terlibat dalam sejumlah operasi besar, seperti Penumpasan G-30S/PKI, Dwikora, PGRS, Ganesha, hingga menjadi bagian dari Kontingen Garuda VII.

Di dunia militer, ia pernah menjabat sebagai Kapomdam IV/Sriwijaya, Dan Pusdik Pom, Wadan Puspom, dan Staf Ahli Pangab. Kariernya cemerlang hingga pensiun dengan pangkat Mayor Jenderal TNI AD.

Namun, IGK Manila juga dikenang luas sebagai tokoh olahraga. Ia adalah sosok yang dijuluki Bapak Wushu Indonesia, dan pernah membawa Timnas Indonesia meraih medali emas di SEA Games 1991. Tak hanya di wushu, ia juga sempat menjabat sebagai manajer klub sepak bola Persija Jakarta.

Kontribusi di Dunia Sipil dan Politik

Tak hanya di militer dan olahraga, IGK Manila aktif di dunia sipil. Ia pernah menjabat sebagai Ketua STPDN (1995), Sekjen Departemen Penerangan (1998), serta Wakil Ketua Umum ORARI (2006). Ia juga menjadi Ketua Badan Wawasan Sepak Bola Indonesia (BWSI) PSSI pada 2007.

Di dunia politik, IGK Manila dikenal sebagai salah satu tokoh penting di Partai NasDem, menjabat sebagai Sekretaris Majelis Tinggi. Semangat nasionalisme dan pengabdiannya pada negara terus ia lanjutkan hingga akhir hayat.

Penghormatan Terakhir

Jenazah IGK Manila akan disemayamkan di Aula ABN Partai NasDem pada Senin sore, sebagai bentuk penghormatan terakhir. Para tokoh nasional, sahabat, dan rekan seperjuangan dijadwalkan hadir untuk melepas kepergiannya.

Kepergian IGK Manila meninggalkan duka mendalam bagi dunia militer, olahraga, dan politik nasional. Ia dikenang sebagai pribadi yang disiplin, nasionalis, dan berdedikasi tinggi untuk bangsa dan negara.*

0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru