BREAKING NEWS
Selasa, 02 Juni 2026

Anggaran Pelatnas ASEAN Games 2026 Anjlok 79 Persen, Erick Thohir: Sangat Jauh Menurun

Dharma - Selasa, 02 Juni 2026 20:29 WIB
Anggaran Pelatnas ASEAN Games 2026 Anjlok 79 Persen, Erick Thohir: Sangat Jauh Menurun
Komisi X DPR gelar raker dengan Menpora Erick Thohir membahas program Presiden untuk memberikan fasilitas kepada atlet Indonesia yang terbaik (Foto: Ashar/SinPo)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengungkapkan anggaran pemusatan latihan nasional (pelatnas) untuk ASEAN Games 2026 mengalami penurunan signifikan dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya pada 2022.

Dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Selasa (2/6/2026), Erick menyebut anggaran pelatnas tahun ini hanya mencapai Rp81,04 miliar. Angka tersebut turun sekitar 79 persen dibandingkan tahun 2022 yang mencapai Rp389,8 miliar.

"Tentu dengan segala keterbatasan kami, memang hari ini anggaran pelatnas yang ada hanya Rp81 miliar. Ini sangat jauh menurun," kata Erick dalam rapat tersebut.

Baca Juga:

Menurut Erick, pada ASEAN Games 2022 anggaran hampir Rp390 miliar digunakan untuk mendukung 31 cabang olahraga dengan total 415 atlet. Sementara pada ASEAN Games 2026, anggaran yang tersedia hanya Rp81,04 miliar untuk 33 cabang olahraga dan 361 atlet.

Meski demikian, terdapat peningkatan pada anggaran fasilitas pengiriman kontingen. Jika pada tahun 2022 anggaran pengiriman kontingen sebesar Rp41,27 miliar, maka pada 2026 meningkat menjadi sekitar Rp61 miliar.

Erick mengaku prihatin dengan kondisi tersebut mengingat ASEAN Games merupakan salah satu agenda multievent olahraga yang menjadi perhatian Presiden Prabowo Subianto. Ia menilai keterbatasan anggaran dapat memengaruhi proses persiapan atlet menuju ajang olahraga terbesar di kawasan Asia tersebut.

"Ini juga menjadi direktif Presiden karena ASEAN Games merupakan multievent penting bagi Indonesia," ujarnya.

Menpora juga menyinggung capaian Indonesia pada ASEAN Games sebelumnya yang berhasil meraih tujuh medali emas. Dengan anggaran yang jauh lebih kecil saat ini, Erick mengakui tantangan yang dihadapi akan semakin berat.

Meski demikian, ia menegaskan tidak akan menyerah dan tetap berupaya memaksimalkan persiapan atlet nasional agar mampu bersaing di tingkat internasional.

"Dengan anggaran yang besar saja kita mendapatkan tujuh medali emas. Sekarang dengan Rp81 miliar tentu ada risiko yang harus dihadapi. Namun saya tidak menyerah, kami akan mencoba maksimal dengan keterbatasan dana yang ada," tegas Erick.

Pemerintah bersama Kemenpora kini tengah mencari strategi terbaik agar persiapan atlet tetap berjalan optimal meskipun menghadapi keterbatasan anggaran menjelang ASEAN Games 2026.*

(k/dh)

Editor
: Johan
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Pelatnas Asian Para Games 2026: NPC Sumut Mulai Persiapkan Atlet Andalan dengan Target Kompetitif di Asia
Taufik Hidayat Pastikan Bulutangkis Tetap Berjalan Meskipun Ada Efisiensi Anggaran
Kejurnas Antar-Pengurus Pelti dan KU 16 Diharapkan Percepat Prestasi Tenis Indonesia Menjelang Olimpiade 2028
Atlet NPCI Sumut Kembali Latihan Pasca Libur Nataru, Fokus Penyesuaian Fisik untuk Seleknas APG 2025
Erick Thohir Tinjau Kesiapan Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta untuk Pelayanan Jemaah Umrah
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru