BREAKING NEWS
Kamis, 13 Agustus 2026

Bobby Nasution Dorong Olahraga Sumut Jadi Industri Mandiri dan Profesional

Abyadi Siregar - Rabu, 12 Agustus 2026 14:26 WIB
Bobby Nasution Dorong Olahraga Sumut Jadi Industri Mandiri dan Profesional
Gubsu Bobby Nasution dalam rapat bersama Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Sulaiman Harahap dan sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah Pemprov Sumut di Kantor Gubernur Sumut, Medan, Selasa, 11 Agustus 2026. (foto: Diskominfo Sumut)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN — Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution mendorong transformasi sektor olahraga menjadi industri yang mandiri, profesional, dan mampu bersaing.

Menurut dia, langkah tersebut penting untuk memperkuat ekosistem olahraga sekaligus meningkatkan pembinaan atlet berprestasi di Sumatera Utara.

Bobby menyampaikan hal itu dalam rapat bersama Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara Sulaiman Harahap dan sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah Pemerintah Provinsi Sumut di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30, Medan, Selasa, 11 Agustus 2026.

Baca Juga:

Rapat tersebut membahas rencana strategis pengelolaan dan pengembangan olahraga agar dapat menjadi sektor industri yang berkelanjutan.

Bobby mengatakan olahraga merupakan salah satu bidang yang banyak diminati masyarakat.

Menurut dia, Sumut juga telah memiliki berbagai fasilitas olahraga yang memadai, termasuk sejumlah sarana bertaraf internasional.

Karena itu, dia menilai diperlukan sebuah desain besar agar berbagai fasilitas tersebut dapat dikelola secara maksimal dan memberikan manfaat ekonomi sekaligus mendorong prestasi atlet.

"Banyak orang yang mau melihat (menonton), dan banyak juga yang mau bermain, terutama seluruh atlet. Tetapi bagaimana agar banyak juga yang berkontribusi memajukan olahraga. Caranya adalah, bagaimana bidang ini bisa menghasilkan pemasukan. Tentu dengan bertransformasi ke industri. Dan ini harus kita mulai dari diri sendiri, pemerintah provinsi," ujar Gubernur Bobby Nasution.

Setelah pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024, Sumatera Utara memiliki sejumlah fasilitas olahraga yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan.

Di antaranya Stadion Utama, Stadion Madya, dan fasilitas olahraga lainnya di kawasan Pusat Olahraga Desa Sena, Deli Serdang.

Selain itu, terdapat sejumlah gedung olahraga di kawasan Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumut, Jalan William Iskandar, Medan.

Bobby mengatakan keberadaan fasilitas tersebut harus diikuti dengan pengelolaan yang baik, terutama dalam hal pemeliharaan dan pemanfaatannya.

Menurut dia, fasilitas olahraga tidak seharusnya hanya digunakan untuk kegiatan tertentu.

Pemprov Sumut ingin fasilitas tersebut dapat menjadi pusat aktivitas masyarakat secara rutin.

"Tentu ini merupakan satu langkah yang bagus, dimana setiap kegiatan yang berlangsung mendatangkan keuntungan dan pemasukan bagi daerah. Tetapi ada hal yang lebih besar, bagaimana kita menjadikan olahraga ini kedepannya bisa disenangi, bisa dinikmati, selain bisa menghasilkan. Jadi harus ada rencana besar (Grand Design) yang bisa ditinggalkan (ditetapkan), bukan hanya untuk kegiatan tertentu. Melainkan gerakan-gerakan masyarakat yang bisa melaksanakannya secara rutin, baik setiap hari, setiap pekan, bulan dan tahun," jelas Bobby Nasution.

Selain mengejar pemasukan, Bobby menekankan agar setiap kegiatan olahraga tetap memiliki dampak terhadap peningkatan kualitas atlet Sumut.

Pelatihan, pertandingan, dan turnamen yang digelar diharapkan dapat menjadi bagian dari proses pembinaan atlet.

Hal itu dinilai penting karena Sumut merupakan salah satu provinsi dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia.

Bobby ingin besarnya jumlah penduduk tersebut sejalan dengan peningkatan prestasi olahraga Sumut di tingkat nasional maupun internasional.

"Sehingga antara target pengelolaan untuk mendapatkan pemasukan, peningkatan kualitas atlet hingga menjadikan olahraga diminati masyarakat, harus berjalan bersama. Karenanya kita ingin rencana besar ini, persiapannya benar-benar matang, terutama saat Pencanangan Pertama Grand Design nantinya," ungkap Gubernur.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumut Mahfullah P Daulay mengatakan salah satu rencana dalam transformasi olahraga tersebut adalah menyerahkan pengelolaan kawasan pusat olahraga kepada Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) dalam bentuk Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

Skema tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas manajemen, baik dalam pemeliharaan maupun pemanfaatan aset olahraga milik pemerintah daerah.

"Jadi dengan pengelolaan oleh BLUD nantinya, kelebihannya seperti peningkatan kualitas pelayanan, optimalisasi aset, dan bisa mengelola pendapatan secara mandiri. Termasuk mendorong adanya inovasi layanan, seperti digitalisasi dan model bisnis yang tetap berorientasi pada pelayanan publik," ungkap Mahfullah.

Menurut Mahfullah, pendapatan yang diperoleh dari pengelolaan kawasan pusat olahraga melalui BLUD nantinya dapat dialokasikan untuk bantuan hibah di bidang kepemudaan dan keolahragaan.

Dana tersebut antara lain dapat digunakan untuk pembinaan atlet dan pengembangan komunitas olahraga.

Dengan skema tersebut, pengelolaan fasilitas olahraga diharapkan tidak hanya mengejar penerimaan daerah.

Fasilitas juga dapat memberikan manfaat langsung bagi pembinaan atlet dan peningkatan prestasi olahraga Sumatera Utara.

Untuk merealisasikan rencana tersebut, Pemprov Sumut menilai diperlukan kerja sama dan kolaborasi berbagai pihak agar transformasi olahraga menjadi industri dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan.* (ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Cipayung Plus Jaksel Geruduk BGN dan Kemenhan Hari Ini, Bawa 8 Tuntutan: Desak Prabowo Evaluasi MBG hingga Copot Menhan Sjafrie
Jokowi Buka Suara soal Posisi Duduk Gibran di Sidang Kabinet Prabowo
Habiskan Rp355 Miliar, Kementerian PU Bangun Kantor Gubernur hingga DPRD Papua Tengah
CNG 3 Kg Gantikan LPG 3 Kg? Pemerintah Mulai Uji Coba Pekan Depan
ASN Bidan Jadi Tersangka Kasus Pembuangan Jasad Bayi, Pemko Binjai Proses Pemberhentian Sementara
Wali Kota Tanjungbalai Tegaskan Pedagang Tetap Boleh Berjualan di Alun-Alun, Ini Aturannya
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru