Survei Poltracking: 72,2 Persen Publik Puas terhadap Kinerja Pemerintahan Prabowo-Gibran
JAKARTA Lembaga survei Poltracking Indonesia merilis hasil survei terbaru mengenai tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja pemerint
NASIONAL
JAKARTA –Forum Tanah Air (FTA) menggelar diskusi yang dihadiri sejumlah tokoh penting di Hotel Grand Kemang, Jakarta Selatan, pada Sabtu pagi. Namun, acara tersebut berakhir tragis ketika sekelompok orang merangsek masuk dan membubarkan diskusi secara paksa, menimbulkan kekacauan dan kerusakan di lokasi.
Diskusi yang dijadwalkan menampilkan pakar hukum tata negara Refly Harun, mantan Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu, Din Syamsuddin, eks Danjen Kopassus Soenarko, Marwan Batubara, dan Rizal Fadhilah tersebut tidak berlangsung lama. Tata Kesantra, Ketua FTA, mengungkapkan kekecewaannya atas kejadian ini, menilai bahwa situasi ini menunjukkan kemunduran dalam kebebasan berpendapat di Indonesia.
“Ini sangat memalukan. Kondisi ini jauh lebih buruk dari Orde Baru. Kita mundur 40 tahun ke belakang,” ujar Tata dengan nada tegas.
Aksi Perusuh yang TerorganisirMenurut penjelasan Tata, aksi pembubaran ini terjadi dengan cepat. Sekitar pukul 09.00 WIB, puluhan orang berkumpul di depan hotel dan berorasi menuntut agar diskusi dibubarkan. Ketegangan semakin meningkat ketika mereka merangsek masuk ke dalam ruangan ballroom.
“Sekitar pukul 10 pagi, mereka masuk ke ruangan tempat diskusi berlangsung. Mereka dengan garang dan berteriak mengancam supaya acara dibubarkan sambil mencabut backdrop dan banner lainnya, merusak layar Infocus, kursi, mikrofon, kamera, dan lainnya,” tambah Tata.
Kepolisian yang berada di sekitar lokasi acara juga disorot oleh Tata. Ia menyayangkan bahwa tidak ada upaya dari pihak keamanan untuk mencegah perusuh masuk dan mengganggu acara.
Imbas Terhadap Kebebasan BerpendapatKejadian ini menimbulkan pertanyaan serius tentang kondisi kebebasan berpendapat dan keamanan acara publik di Indonesia. Aksi perusakan properti dan intimidasi terhadap tokoh-tokoh nasional ini mencerminkan ancaman nyata terhadap ruang diskusi yang sehat dalam masyarakat.
Tokoh-tokoh yang hadir dalam diskusi tersebut pun merasa terancam. Refly Harun, salah satu narasumber, mengungkapkan rasa khawatirnya. “Kami seharusnya bisa berdiskusi dengan tenang tanpa adanya ancaman. Kejadian ini sangat disayangkan dan mencerminkan situasi yang tidak sehat bagi demokrasi kita,” ungkapnya.
Tanggapan dan Harapan ke DepanDengan adanya kejadian ini, Tata Kesantra berharap agar kepolisian dan pihak berwenang lebih responsif dalam mengatasi isu keamanan dan perlindungan terhadap kebebasan berpendapat.
“Diharapkan pihak berwenang bisa mencegah terulangnya kejadian seperti ini di masa mendatang. Diskusi dan dialog harus tetap diutamakan sebagai bagian dari proses demokrasi,” pungkasnya.
Peristiwa ini menimbulkan keprihatinan mendalam bagi masyarakat dan menunjukkan perlunya upaya bersama untuk menjaga keberlangsungan kebebasan berpendapat di Indonesia. Apakah ini akan menjadi titik balik bagi penegakan hukum dan perlindungan hak asasi manusia di negara ini? Waktu yang akan menjawabnya.
(N/014)
JAKARTA Lembaga survei Poltracking Indonesia merilis hasil survei terbaru mengenai tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja pemerint
NASIONAL
MEDAN Pemerintah Kota Medan bersama Kementerian Keuangan wilayah Sumatera Utara memperkuat sinergi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi d
PEMERINTAHAN
OlehVirdika Rizky UtamaNEGARA tidak pernah hanya memberi nama. Negara memberi tempat kepada sesuatu dengan cara menamainya. Sebelum ada nam
OPINI
Oleh Yakub F. IsmailUJIAN penting kini menghinggapi program Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah muncul kabar pencopotan Kepala Badan Gizi Na
OPINI
TANJAB TIMUR Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Surya Agro Gemilang (SGAM) di Kabupaten Tanjung Jabung Timur menyatakan berupaya mengikuti harga
PERTANIAN AGRIBISNIS
MEDAN Perum Bulog mencatat capaian baru dalam program pengadaan gabah dan beras dalam negeri. Hingga 3 Juni 2026, realisasi serapan gaba
PERTANIAN AGRIBISNIS
PANGKALPINANG Sidang lanjutan perkara dugaan malapraktik yang menjerat dokter spesialis anak, dr Ratna Setia Asih Sp.A, di Pengadilan Ne
HUKUM DAN KRIMINAL
TANJAB TIMUR Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Kabupaten Tanjung Jabung Timur melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah
PERTANIAN AGRIBISNIS
PASURUAN Taman Safari Indonesia (TSI) II Prigen, Jawa Timur, memperkenalkan empat anak harimau sumatra (Panthera tigris sumatrae) yang l
NASIONAL
JAKARTA Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) resmi mengesahkan Rancangan UndangUndang tentang Perubahan atas UndangUndang Nomor 4 Tahun 2023
EKONOMI