BREAKING NEWS
Senin, 12 Oktober 2026

Ketua BTN PSSI Sebut Bobby Nasution Satu-satunya Gubernur Peduli Sepakbola Usia Muda

Abyadi Siregar - Senin, 12 Oktober 2026 16:27 WIB
Ketua BTN PSSI Sebut Bobby Nasution Satu-satunya Gubernur Peduli Sepakbola Usia Muda
Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution saat menghadiri Kongres Biasa Pemilihan Ketua PSSI Sumatera Utara di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Medan, Senin, 12 Oktober 2026. (foto: Diskominfo Sumut)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN — Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, Sumardji, mengapresiasi dukungan Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution terhadap pengembangan sepakbola kelompok usia.

Ia menyebut Bobby sebagai satu-satunya gubernur yang menunjukkan kepedulian besar terhadap penyelenggaraan kompetisi sepakbola usia muda.

Pernyataan tersebut disampaikan Sumardji saat menghadiri Kongres Biasa Pemilihan Ketua PSSI Sumatera Utara di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30, Medan, Senin, 12 Oktober 2026.

Baca Juga:

Menurut Sumardji, dukungan Bobby terlihat dari kesediaan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menjadi tuan rumah sejumlah kompetisi sepakbola kelompok usia tingkat internasional.

Sumatera Utara sebelumnya menjadi tuan rumah Piala Kemerdekaan 2025 yang menjadi ajang pemanasan menuju Piala Dunia U-17.

Setelah itu, Sumut kembali dipercaya menyelenggarakan Piala AFF U-19.

Sumardji mengatakan, PSSI telah menawarkan kesempatan menjadi tuan rumah kompetisi kelompok usia kepada sejumlah gubernur di Indonesia.

Namun, menurut dia, Bobby Nasution menjadi kepala daerah yang memberikan respons positif terhadap tawaran tersebut.

"Pak Bobby satu-satunya gubernur yang peduli dengan sepakbola kelompok usia, Saya sampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya. Saya sendiri yang minta tolong ke Gubernur lain (menjadi tuan rumah kelompok usia), tidak ada yang bersedia, tetapi Gubernur Sumut benar-benar peduli," kata Sumardji.

Ia menilai, penyelenggaraan kedua kompetisi tersebut berjalan sukses dan mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat Sumatera Utara.

Menurut Sumardji, dukungan pemerintah daerah menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong perkembangan sepakbola, terutama pembinaan pemain sejak usia muda.

"Ini awal langkah yang nyata untuk membawa sepakbola Sumut ke masa depan yang lebih cerah, bukan hanya pemain, tetapi juga wasit, penyelenggara, fasilitas dan lainnya," kata Sumardji.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menilai perkembangan sepakbola tidak hanya berkaitan dengan prestasi olahraga, tetapi juga berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Karena itu, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berupaya mengembangkan pengelolaan sektor olahraga agar lebih profesional dan mandiri.

Salah satu langkah yang disiapkan adalah memberikan kewenangan kepada Dinas Kepemudaan dan Keolahragaan (Dispora) Sumut untuk mengelola aset secara mandiri melalui skema Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

Melalui skema tersebut, pengelolaan aset olahraga diharapkan dapat menghasilkan pendapatan sekaligus memberikan kontribusi terhadap pendapatan asli daerah (PAD).

"Sepakbola olahraga yang paling banyak digemari, Saya rasa dengan pengelolaan yang tepat kita akan membuat olahraga menjadi industri, oleh karena itu Dispora kami tahun 2028 tidak akan bergantung lagi pada APBD, mereka akan mengelola asetnya sekitar Rp3,2 triliun secara mandiri (melalui BLUD), mereka akan mendapat pendapatan dari sana dan juga menyumbangkan PAD," kata Bobby Nasution.

Pernyataan tersebut menunjukkan rencana Pemprov Sumut untuk mengembangkan sektor olahraga tidak hanya melalui pembiayaan pemerintah, tetapi juga melalui pengelolaan aset yang dapat menghasilkan pendapatan secara berkelanjutan.

Jika pengelolaannya berjalan sesuai rencana, fasilitas olahraga diharapkan dapat dimanfaatkan secara lebih optimal untuk pembinaan atlet, penyelenggaraan kompetisi, dan kegiatan olahraga lainnya.

Dalam kongres yang sama, Arya Sinulingga terpilih secara aklamasi sebagai Ketua PSSI Sumatera Utara periode 2026–2030.

Arya mengatakan, hubungan antara Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan PSSI selama ini berjalan baik.

Menurut dia, dukungan pemerintah daerah menjadi bagian penting dalam pelaksanaan berbagai program untuk memajukan sepakbola di wilayah tersebut.

"Apa yang sudah kita kerjakan selama ini tidak terlepas dari Gubernur Sumut, Kadispora di level teknis, kami mendapat dukungan yang luar biasa, ke depan kita harus lebih tegas lagi membangun sepakbola Sumut," kata Arya Sinulingga.

Ke depan, Arya diharapkan dapat memperkuat koordinasi dengan Pemprov Sumut dan berbagai pemangku kepentingan untuk membangun ekosistem sepakbola yang lebih baik.

Pengembangan tersebut tidak hanya berfokus pada pembinaan pemain, tetapi juga peningkatan kualitas wasit, penyelenggara kompetisi, fasilitas olahraga, dan tata kelola organisasi.

Dukungan pemerintah daerah, pengelolaan aset olahraga, serta kepemimpinan PSSI Sumut yang baru diharapkan dapat membuka peluang lebih besar bagi pesepakbola muda untuk berkembang sekaligus memperkuat posisi Sumatera Utara dalam peta sepakbola nasional.* (ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Inflasi Indonesia Naik Jadi 3,28 Persen, Pemko Medan Diminta Waspadai Harga Pangan
Rico Waas Ubah Strategi Atasi Kemiskinan di Medan, Tak Cukup Hanya Beri Bansos
Rico Waas Bangun Block Petisah, 200 UMKM Disiapkan untuk Hidupkan Kembali Pasar Legendaris Medan
Cegah Kriminalisasi Warga Kecil! Pemprov Sumut Sebar Paralegal di 6.110 Desa dan Kelurahan
Intervensi Pasar Bobby Nasution Manjur! Harga Cabai di Medan Anjlok Jadi Rp55 Ribu per Kg
Ada Loket Khusus Transaksi! Sarang Narkoba Percut Sei Tuan Digerebek, 37 Orang Diciduk Bareng Upal
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru