Tingkatkan Ketakwaan dengan Memaafkan, Pesan Prof. Maizuddin di Khutbah Jumat
BANDA ACEH Memaafkan kesalahan orang lain tidak hanya menjadi kunci dalam menjaga hubungan sosial yang harmonis, tetapi juga menjadi ind
AGAMA
BOGOR –Polisi terus mendalami kasus ledakan gas elpiji yang mengguncang sebuah rumah di kawasan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Dalam penyelidikan terbaru, pihak kepolisian menyita sejumlah barang bukti, termasuk 108 tabung gas dari berbagai ukuran serta beberapa alat suntik dan timbangan.
Kanit Reskrim Polsek Cileungsi, Ipda Ari Badau, menjelaskan bahwa barang bukti yang disita terdiri dari tabung gas berukuran 3 kg dan 12 kg. Dari total 108 tabung gas yang ditemukan di lokasi kejadian, sebanyak 28 tabung di antaranya berukuran 12 kg, sementara sisanya berukuran 3 kg. “Tabung gas ada ukuran 3 kg sama 12 kg, kemudian alat suntik, sama timbangan (barang bukti yang disita),” ujar Ari pada Kamis (8/8/2024).
Pihak kepolisian menduga bahwa rumah tersebut digunakan untuk aktivitas pengoplosan gas elpiji ilegal. Dugaan ini muncul setelah ledakan terjadi, dan warga baru mengetahui aktivitas di rumah tersebut setelah kejadian. “Iya, kami dalami penyelidikan. Untuk aktivitas, keterangan dari warga tidak mengetahui. Hanya, setelah kejadian, baru diketahui,” kata Kapolsek Cileungsi, Kompol Maduransyah Putra, pada Rabu (7/8/2024).
Menurut informasi yang diperoleh, aktivitas di dalam rumah berlangsung secara tertutup, sehingga tetangga sekitar tidak menyadari adanya pengoplosan gas di lokasi tersebut. “Tetangga sebelah rumah korban baru tahu rumah tersebut dijadikan tempat pengoplosan gas, jadi aktivitas tertutup,” ungkap Wahyu, salah seorang tetangga.
Ledakan yang terjadi mengundang perhatian besar dari pihak berwenang, mengingat potensi bahaya dari pengoplosan gas yang tidak sesuai standar. Polisi kini berfokus pada penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap pelaku di balik aktivitas ilegal ini dan memastikan keamanan masyarakat di sekitar area.
Penyelidikan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk mengatasi kasus-kasus serupa dan mencegah terjadinya kejadian yang dapat membahayakan keselamatan warga. Dengan penyitaan barang bukti yang cukup signifikan, diharapkan kasus ini dapat segera terpecahkan dan pelaku dapat diadili sesuai hukum yang berlaku.
(N/014)
BANDA ACEH Memaafkan kesalahan orang lain tidak hanya menjadi kunci dalam menjaga hubungan sosial yang harmonis, tetapi juga menjadi ind
AGAMA
JAKARTA Duta Besar (Dubes) Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, mengungkapkan alasan di balik serangkaian pertemuannya dengan seju
POLITIK
JAKARTA Iran mengklaim berhasil menembak jatuh jet tempur F35 milik Amerika Serikat (AS) di wilayah tengah negara tersebut pada Jumat,
INTERNASIONAL
JAKARTA Indonesia semakin memperkuat posisinya dalam diplomasi energi global melalui kerja sama strategis dengan Korea Selatan, khususny
EKONOMI
BATAM Kepala Imigrasi Kota Batam, Hajar Aswad, dicopot dari jabatannya setelah terjerat dalam kasus dugaan pungutan liar (pungli) yang m
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan bahwa hubungan industrial di Indonesia harus naik kelas agar pekerja ti
EKONOMI
JAKARTA Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah Indonesia atas kesediaannya un
INTERNASIONAL
BANTUL Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Wates, Bantul, tepatnya di Argorejo, Sedayu, pada Jumat (3/4/2026). Sebuah mobil Toyota Ava
PERISTIWA
TANJUNG JABUNG TIMUR Proyek pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Suka Maju, Kecamatan Geragai, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, kini telah
PENDIDIKAN
JAKARTA Pemerintah terus menggenjot percepatan distribusi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai wilayah Indonesia, dengan fokus
PEMERINTAHAN