Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik, Sebut Bukan Karena Krisis Batu Bara
PURWOREJO Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa pemadaman listrik yang terjadi di sejumlah dae
NASIONAL
Oleh:Erni Juliana Nasution
IDUL Fitri bukan sekadar momen perayaan setelah sebulan berpuasa. Ia adalah puncak spiritualitas yang mengajarkan nilai-nilai luhur seperti kejujuran, kesabaran, empati, dan pengendalian diri. Di sinilah letak keterkaitan mendalam antara Idul Fitri dan urgensi pendidikan karakter bagi anak didik. Dalam dunia yang penuh tantangan moral, pendidikan karakter menjadi kebutuhan utama dalam proses pembentukan generasi yang tangguh secara akhlak dan sosial.
Pendidikan karakter adalah proses menanamkan nilai-nilai moral yang membentuk integritas, tanggung jawab, disiplin, serta sikap empati pada anak. Di tengah kemajuan teknologi dan arus informasi yang tak terbendung, anak-anak membutuhkan kompas moral yang kokoh agar mampu membedakan mana yang benar dan salah, mana yang baik dan buruk. Pendidikan karakter bukan hanya soal pengetahuan, melainkan pembiasaan sikap dan perilaku sehari-hari yang mencerminkan nilai-nilai luhur bangsa dan agama.
Pendidikan karakter memiliki peran sentral dalam membentuk kepribadian dan akhlak mulia anak didik. Dalam konteks dunia yang terus berubah—baik dari sisi teknologi, budaya, maupun moral—pendidikan tidak cukup hanya mengasah kecerdasan intelektual. Ia juga harus mampu menanamkan nilai-nilai kehidupan yang akan membentuk manusia seutuhnya.
Menurut Thomas Lickona, seorang pakar pendidikan moral asal Amerika Serikat, pendidikan karakter adalah the deliberate effort to help people understand, care about, and act upon core ethical values atau usaha sadar untuk membantu seseorang memahami, peduli, dan bertindak berdasarkan nilai-nilai etis inti. Dalam bukunya, Educating for Character: How Our Schools Can Teach Respect and Responsibility (1991), Lickona menegaskan bahwa tanpa karakter yang kuat, kecerdasan seseorang bisa menjadi alat yang destruktif.
Pentingnya pendidikan karakter juga ditekankan oleh Ki Hadjar Dewantara, pelopor pendidikan nasional, yang menyatakan bahwa pendidikan harus mengutamakan pembentukan budi pekerti (akhlak). Dalam falsafahnya yang terkenal, Ing Ngarso Sung Tulodo, Ing Madyo Mangun Karso, Tut Wuri Handayani, tersirat bahwa pendidikan bukan hanya soal pengetahuan, melainkan juga keteladanan dalam perilaku.
Di era digital saat ini, pendidikan karakter semakin mendesak. Anak-anak dihadapkan pada berbagai informasi dan budaya yang tidak selalu sejalan dengan nilai-nilai luhur bangsa dan agama. Tanpa fondasi karakter yang kuat, mereka rentan terpengaruh oleh gaya hidup konsumtif, individualisme, dan kekerasan simbolik melalui media.Oleh karena itu, pendidikan karakter bukan hanya tanggung jawab guru di sekolah, melainkan juga orangtua di rumah dan masyarakat secara umum. Pembentukan karakter anak harus dilakukan secara kolektif, konsisten, dan kontekstual—terintegrasi dalam seluruh aspek kehidupan mereka.
TRADISI IDUL FITRI DAN PENDIDIKAN KARAKTER
Tradisi Idul Fitri di Indonesia kaya akan makna sosial dan spiritual. Mulai dari mudik, saling memaafkan, membagikan zakat, hingga bersilaturahim dari rumah ke rumah—semua itu adalah praktik hidup yang sarat nilai pendidikan karakter. Anak-anak belajar bahwa meminta dan memberi maaf membutuhkan kerendahan hati. Mereka melihat bahwa memberi (melalui zakat atau sedekah) adalah wujud kepedulian. Dan silaturahim memperkuat rasa hormat kepada orangtua, guru, dan sesama. Nilai-nilai ini sejatinya ialah landasan kokoh untuk membentuk karakter mulia dalam diri anak.
PURWOREJO Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa pemadaman listrik yang terjadi di sejumlah dae
NASIONAL
JAKARTA Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi atas kelancaran pelaksanaan ibadah Haji 1447 H/2026 M. Prabowo juga mengucap
NASIONAL
JAKARTA Ratusan mahasiswa dari Universitas Trisakti dan Universitas Esa Unggul membubarkan diri dari depan Gedung DPR RI, Tanah Abang, J
NASIONAL
JAKARTA Kuasa hukum Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa, Refly Harun, mengungkap alasan kliennya mengenakan rompi tahanan s
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menerima aspirasi ratusan massa dari Lembaga Masyarakat Peduli Makan B
POLITIK
JAKARTA Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menginstruksikan seluruh pemerintah daerah untuk memperkuat koordinasi d
POLITIK
JAKARTA Perwakilan mahasiswa Universitas Trisakti mengingatkan pemerintah agar tidak mengabaikan persoalan kebutuhan dasar masyarakat, k
POLITIK
JAKARTA Tersangka kasus dugaan penyebaran tudingan ijazah palsu Presiden ke7 RI Joko Widodo, Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma atau Dokter
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Keluhan warga terkait banjir yang kerap melanda Jalan Bunga Mawar, Kecamatan Medan Selayang, mendapat perhatian Pemerintah Kota Med
NASIONAL
JAKARTA Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menemui langsung massa mahasiswa yang menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR RI, Sen
NASIONAL