BREAKING NEWS
Jumat, 10 April 2026

Perbaikan Terfokus, Bukan Disetop: Jalan Bijak untuk Program MBG

Redaksi - Kamis, 25 September 2025 08:38 WIB
Perbaikan Terfokus, Bukan Disetop: Jalan Bijak untuk Program MBG
Ilustrasi. Siswa menerima makanan program MBG. (Foto: UNICEF/2025/Wilander)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Oleh:Trubus Rahardiansah.

WACANA penghentian sementara Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mencuat di media sosial beberapa hari terakhir seharusnya menjadi alarm bagi para pengambil kebijakan, tetapi bukan alasan untuk menarik rem. Menghentikan program secara menyeluruh akan menjadi langkah mundur yang merugikan jutaan anak dan keluarga yang telah bergantung pada akses gizi dari program ini.

Baca Juga:
Saya melihat program MBG merupakan salah satu intervensi sosial paling progresif yang pernah dilakukan pemerintah. Tujuannya bukan sekadar memberikan makanan gratis, melainkan menjamin hak dasar warga negara atas gizi yang layak, sebuah investasi jangka panjang pada kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Program MBG memang masih memerlukan banyak penyempurnaan dalam hal kontrol kualitas dan keamanan pangan, itu fakta yang tidak bisa kita pungkiri. Namun, wacana untuk menghentikan sementara seluruh program adalah sebuah langkah mundur. Ini sama saja dengan menghilangkan akses pangan bergizi bagi jutaan anak dan keluarga yang membutuhkan.

Benar bahwa kasus keracunan makanan di beberapa daerah adalah sinyal serius tentang lemahnya kontrol kualitas dan keamanan pangan di sebagian unit pelaksana. Ini tidak bisa diabaikan.

Namun, menjadikan insiden tersebut sebagai dalih untuk menghentikan program nasional sama artinya dengan mematikan akses pangan bergizi bagi seluruh penerima manfaat, termasuk mereka yang tidak terdampak masalah kualitas.

Pendekatan reaktif seperti ini berpotensi mengorbankan momentum besar yang sudah terbangun dalam beberapa bulan terakhir. Banyak unit SPPG yang sudah sesuai dengan standar dan menyajikan makanan yang layak, bergizi, dan disukai anak.
Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Menu Ikan Hiu Goreng Diduga Jadi Pemicu 25 Siswa dan Guru Keracunan MBG di Ketapang
BGN: 80% Dapur MBG Langgar SOP, Picu Keracunan Massal Siswa
BGN Beberkan SOP Tanggap Darurat Keracunan Makanan Bergizi Gratis
Komite III DPD RI Desak BGN Evaluasi Vendor MBG: 5.626 Kasus Keracunan Harus Jadi Alarm Serius
DPR RI Desak Evaluasi Total Program Makan Bergizi Gratis Usai Ribuan Siswa Keracunan
Desakan Hentikan Program MBG Menguat, Kepala BGN: Tunggu Arahan Presiden
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru