Prabowo Ke Jepang, Indonesia Kantongi Komitmen Investasi Rp 395,9 Triliun dari Jepang
JAKARTA Dalam kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto ke Jepang, Indonesia berhasil mengantongi komitmen investasi senilai sekitar US
EKONOMI
Oleh:Victor Yasadhana
MESKIPUN berdasarkan Surat Edaran PGRI Nomor 447/Um/PB/XIX/2007 tanggal 27 November 2007 secara resmi lirik lagu Hymne Guru yang diciptakan (alm) Sartono tidak lagi menyatakan guru sebagai pahlawan tanda jasa, narasi bahwa guru adalah 'pahlawan'--dan lebih lagi 'tanpa tanda jasa'--telanjur melekat di benak banyak orang Indonesia. Secara global, guru sebagai 'pahlawan' telah dianggap sebagai kebenaran tak terelakkan.
Masyarakat membangun narasi ini untuk merepresentasikan kekaguman terhadap profesi yang lekat dengan dedikasi dan pengorbanan. Guru dipandang sebagai mentor, sumber ilmu, sekaligus jaminan masa depan murid-muridnya.Baca Juga:
Sosok guru banyak digambarkan sebagai manusia yang berbuat melebihi harapan kebanyakan manusia. Karena itu, di berbagai budaya dan masyarakat, profesi guru selalu menempati posisi terhormat.
Namun, benarkah narasi 'guru sebagai pahlawan' tepat? Apakah kepahlawanan yang disematkan memberikan keuntungan pada guru dalam menjalankan tugasnya? Lebih jauh, apakah menempatkan 'guru sebagai pahlawan' adalah salah satu cara yang tepat untuk memperbaiki kualitas pendidikan kita?
NARASI KEPAHLAWANAN
Pahlawan atau hero (dan heroine) berasal dari kata dalam bahasa Yunani, heros, yang dimaknai sebagai pelindung (protector) atau penjaga (safeguard). Terminologi ini telah mengalami perubahan seiring waktu.
Dalam mitologi Yunani kuno, heros merujuk pada figur dengan kemampuan super--sering kali perpaduan dewa dan manusia--yang melakukan kebaikan seperti memerangi monster.
Pada masa modern, sebutan pahlawan berkembang dan identik dengan pahlawan perang, mereka yang biasanya menunjukkan keberanian, pengorbanan (bahkan mengorbankan hidup mereka), seiring dengan berbagai kualitas diri atau karakter baik (noble qualities) seperti teguh pendirian, dapat dipercaya, integritas/jujur, berkehendak kuat, dan sebagainya.
Oleh karena itu, kita menemukan pahlawan dalam banyak aspek kehidupan, seperti paramedis, pemadam kebakaran, dan tenaga kesehatan garda depan.
Dalam banyak narasi, baik yang autentik maupun yang sengaja dikonstruksi, guru hampir selalu dilukiskan sebagai sosok yang penuh dengan kebaikan. Kalaupun ada kisah buruk tentang seorang guru, pesan moralnya tetap sama.
Kisah itu justru menggambarkan kualitas yang tidak diharapkan dari seorang guru sehingga pada akhirnya ia dianggap tidak pantas menyandang gelar tersebut.
Dalam perjalanan sejarah di Indonesia, bahkan guru pernah identik dengan istilah 'pahlawan tanpa tanda jasa' yang dimaknai sebagai perayaan penghargaan terhadap kerja tanpa pamrih, pengorbanan di jalan sunyi, dan kerendahan hati demi orang lain: murid mereka. Kisah tentang guru sering didominasi gambaran kerasnya kehidupan mereka: gaji yang kecil, medan yang sulit, dan fasilitas sekolah yang tidak layak.
JAKARTA Dalam kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto ke Jepang, Indonesia berhasil mengantongi komitmen investasi senilai sekitar US
EKONOMI
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Selasa, 31 Maret 2026, dibuka menguat pada level 7.100an. Pagi ini, IHSG tercatat berad
EKONOMI
JAKARTA Pemerintah melalui Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Viada Hafid memberikan surat peringatan kepada platform di
NASIONAL
JAKARTA Ketua Komisi II DPR RI, Muhammad Rifqinizamy Karsayuda, meminta pemerintah daerah menyeleksi penggunaan anggaran di tengah lonja
PEMERINTAHAN
JAKARTA Kondisi geopolitik di Timur Tengah yang semakin memanas mendorong kenaikan harga minyak dunia, yang berpotensi berdampak pada ha
EKONOMI
TOKYO Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan masyarakat harus menunggu keputusan resmi pemerintah ter
NASIONAL
MEDAN Sejumlah kader militan PDIP Kota Medan mendatangi Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) di Jalan AH Nasution, Senin (3
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Dua prajurit TNI gugur dalam misi perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) setelah insiden terbaru di Lebanon
INTERNASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan kasus dugaan korupsi kuota haji tidak akan berhenti pada penetapan tersangka sebel
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji terbagi dalam dua klaster. Hal ini diung
HUKUM DAN KRIMINAL