BREAKING NEWS
Selasa, 24 Februari 2026

Gizi Perempuan dan Anak Korban Banjir

BITV Admin - Minggu, 04 Januari 2026 10:29 WIB
Gizi Perempuan dan Anak Korban Banjir
ilustrasi (Foto: AI/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Kehidupan mereka untuk beberapa bulan ke depan akan sangat bergantung pada program bantuan yang dikelola pemerintah, masyarakat, atau badan-badan sosial lainnya.

Masalah pangan sangat krusial untuk diperhatikan, demikian pula keterbatasan sarana air bersih dan buruknya lingkungan tempat tinggal sementara.

Oleh karena itu diperlukan perencanaan penanganan korban banjir yang holistik mencakup bidang kesehatan, pangan/gizi, sosial dan penyediaan sarana dan prasarana.

Penanganan pengungsi banjir Sumatra memerlukan manajemen yang lebih baik karena derajat kerusakan fisik dan nonfisik yang sangat luar biasa.

Pemerintah dan organisasi nonpemerintah harus mengkonsolidasikan diri dan melakukan koordinasi dengan sebaik-baiknya untuk mengantisipasi merosotnya derajat kehidupan, kesehatan, dan status gizi khususnya kaum perempuan dan anak.

Perempuan hamil dan menyusui korban banjir memerlukan asupan gizi yang berkualitas. Dalam situasi normal, perempuan hamil umumnya rawan anemia akibat kurang zat besi.

Dalam situasi khusus seperti di pengungsian, risiko kurang zat besi semakin besar karena mereka mengonsumsi pangan bantuan dalam situasi darurat.

Oleh sebab itu posko penanganan bantuan pangan perlu memahami bahwa ransum untuk perempuan hamil perlu tambahan pangan hewani dan sayuran hijau yang kaya zat besi, serta tablet besi untuk keperluan tiga bulan selama kehamilan berlangsung.

Masalah pangan dan gizi juga akan dialami oleh anak-anak balita korban banjir karena mereka termasuk sebagai golongan paling rawan.

Meski mereka sudah bisa mengonsumsi makanan orang dewasa, namun sebenarnya golongan umur ini memerlukan asupan gizi yang bermutu.

Pada periode usia balita ini konsumsi protein relatif lebih tinggi untuk menjamin pertumbuhan dan perkembangan yang baik.

Bantuan makanan untuk pengungsi hendaknya jangan hanya dalam bentuk makanan orang dewasa seperti beras, mi instan, gula, minyak goreng, ikan asin dsb. Perlu sejak awal dipikirkan bahwa korban banjir juga ada dari kalangan anak balita dan bayi.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Dari Medan Hingga Aceh, Jamkrindo Syariah Salurkan Bantuan Kemanusiaan Rp500 Juta
Presiden Prabowo Perhatikan Korban Banjir-Longsor di Sumatera: Doa dan Bantuan Terus Disalurkan
Gubernur Sumut Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Selama 14 Hari, 48 Tewas dan 1.168 Mengungsi
Tujuh Jenazah Korban Banjir Bandang Batang Toru Dimakamkan Massal, Identifikasi Terkendala Minimnya Laporan Warga
Hujan Deras dan Angin Kencang, Delapan Ton Ikan Nila di Danau Maninjau Mati
Jumlah Korban Tewas Banjir Batang Toru Tembus 21 Orang, Tim SAR Terus Bekerja
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru