BREAKING NEWS
Selasa, 24 Februari 2026

Gizi Perempuan dan Anak Korban Banjir

BITV Admin - Minggu, 04 Januari 2026 10:29 WIB
Gizi Perempuan dan Anak Korban Banjir
ilustrasi (Foto: AI/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Oleh sebab itu bantuan berupa susu bubuk, susu formula dan bubur bayi juga sangat dibutuhkan.

Bantuan pangan untuk anak-anak ini bisa diusahakan dari industri-industri pangan olahan.

Dalam waktu 1-2 minggu kurang pangan, anak-anak balita dan bayi akan berada dalam kondisi kritis dan akhirnya rawan untuk menderita gizi kurang atau gizi buruk.

Kondisi ini akan semakin parah karena dipercepat dengan lingkungan sanitasi yang buruk sehingga infeksi merajalela. Sebagaimana diketahui terdapat hubungan sinergistis (saling memperkuat) antara gizi buruk dengan infeksi.

Anak penderita kurang gizi akan rentan untuk menderita infeksi, dan sebaliknya anak yang sudah kena infeksi akan rawan terhadap gizi buruk.

Infeksi yang harus diwaspadai terutama adalah diare karena diare akan menguras cairan tubuh dan menyebabkan dehidrasi.

Masalah kurang gizi ini apabila tidak diantisipasi dengan segera akan mengakibatkan meningkatnya angka kematian di kalangan anak balita.

Suatu studi menunjukkan bahwa angka kematian meningkat akibat ransum yang diberikan pengungsi kurang memenuhi standar gizi.

Pengalaman dari negara-negara lain menunjukkan bahwa penderita kurang gizi akut (muncul setelah menjadi pengungsi) prevalensinya di antara anak balita bisa berkisar antara 12-70%.

Kondisi ini sangat mengkhawatirkan karena mereka benar-benar penderita kurang gizi kasus baru.

Angka ini bisa bertambah apabila memperhitungkan kurang gizi pada periode pra mengungsi. Akibatnya angka kematian juga meningkat.

Pada populasi dengan prevalensi gizi kurang (akut) <5%, angka kematian hanya 0,9/1000/bulan.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Dari Medan Hingga Aceh, Jamkrindo Syariah Salurkan Bantuan Kemanusiaan Rp500 Juta
Presiden Prabowo Perhatikan Korban Banjir-Longsor di Sumatera: Doa dan Bantuan Terus Disalurkan
Gubernur Sumut Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Selama 14 Hari, 48 Tewas dan 1.168 Mengungsi
Tujuh Jenazah Korban Banjir Bandang Batang Toru Dimakamkan Massal, Identifikasi Terkendala Minimnya Laporan Warga
Hujan Deras dan Angin Kencang, Delapan Ton Ikan Nila di Danau Maninjau Mati
Jumlah Korban Tewas Banjir Batang Toru Tembus 21 Orang, Tim SAR Terus Bekerja
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru