BREAKING NEWS
Selasa, 24 Februari 2026

Gizi Perempuan dan Anak Korban Banjir

BITV Admin - Minggu, 04 Januari 2026 10:29 WIB
Gizi Perempuan dan Anak Korban Banjir
ilustrasi (Foto: AI/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Mengingat ancaman defisiensi gizi mikro (kurang vitamin C, asam folat, zat besi) maka bantuan multivitamin/mineral perlu dipikirkan.

Di sini dituntut peran industri multi vitamin/mineral sehingga korban banjir bisa terhindar dari masalah gizi mikro ini.

Memang yang terbaik adalah memberikan makanan dengan jumlah yang cukup dengan menerapkan prinsip keberagaman.

Namun, kehidupan di pengungsian adalah kondisi abnormal. Tidak ada satupun orang, baik dia korban banjir ataupun pemberi bantuan, yang akan berpikir tentang gizi seimbang.

Yang penting bantuan pangan bisa terus ada, meski kuantitas dan kualitasnya tidak mencukupi.

Dampak bencana banjir bisa berlangsung lama, maka sebaiknya ada institusi yang profesional untuk mengurus pemenuhan kebutuhan dasar (pangan dan kesehatan) pengungsi kelompok rawan ini sehingga derajat kesehatan dan gizi mereka tidak merosot semakin tajam.* (news.detik.com)

*)Penulis AdalahGuru Besar Pangan dan Gizi, Fakultas Ekologi Manusia, IPB. Meraih gelar Doktor dari Iowa State University-AS tahun 1991. Saat ini Wakil Ketua Klaster Kesehatan Asosiasi Profesor Indonesia (API).

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Dari Medan Hingga Aceh, Jamkrindo Syariah Salurkan Bantuan Kemanusiaan Rp500 Juta
Presiden Prabowo Perhatikan Korban Banjir-Longsor di Sumatera: Doa dan Bantuan Terus Disalurkan
Gubernur Sumut Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Selama 14 Hari, 48 Tewas dan 1.168 Mengungsi
Tujuh Jenazah Korban Banjir Bandang Batang Toru Dimakamkan Massal, Identifikasi Terkendala Minimnya Laporan Warga
Hujan Deras dan Angin Kencang, Delapan Ton Ikan Nila di Danau Maninjau Mati
Jumlah Korban Tewas Banjir Batang Toru Tembus 21 Orang, Tim SAR Terus Bekerja
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru