BREAKING NEWS
Senin, 02 Maret 2026

Sekolah Rakyat, Laskar Air Mata Para Pemuja Tuhan

BITV Admin - Rabu, 14 Januari 2026 07:52 WIB
Sekolah Rakyat, Laskar Air Mata Para Pemuja Tuhan
Mensos Gus Ipul terharu dan dirangkul Presiden Prabowo Subianto saat memberikan sambutan di acara peresmian 166 Sekolah Rakyat secara serentak yang terpusat di Banjarbaru, Kalsel, Senin (12/1). (foto: BPMI Setpres)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Bertanya kepada Mikail

Barisan muda kaum duafa itu jumlahnya ribuan. Menyebar di seluruh Indonesia. Bergerak dengan kaki penuh energi. Pergi dengan tangan tergenggam. Bergerak dengan dada mengembang. Berteriak dengan suara bertenaga.

Dilepas bersama gelombang doa. Diharap kembali penuh kemenangan. Kembali dengan semangat baru, jiwa baru, dan penuh percaya diri. Kembali lewat peta jalan hidup baru. Peta yang mampu menaklukkan badai kehidupan.

Laskar duafa muda yang lahir dari keluasan hati orang tua yang tiada memiliki tanah selain tanah Tuhan. Orang tua yang keringatnya asin akibat tiada hari tanpa berenang di lautan kehidupan nan garang.

Orang tua yang tulang dan otot-ototnya mengeras akibat melawan terjangan angin malam nan kejam. Orang tua yang ujian hidupnya tak pernah ada dalam pelajaran di sekolah manapun. Orang tua yang lupa cara menanyakan nasib kepada Mikail.

Tanggal 12 Januari 2026. Semangat juang Thariq Bin Ziyad seperti muncul kembali di langit Nusantara. Seorang jenderal dari Dinasti Umayyah, yang memimpin penaklukan Andalusia pada tahun 711 M.

Ia dikenal karena keberanian, strategi militer, dan pidatonya yang membakar semangat juang pasukan sebelum pertempuran. Penaklukan ini menandai awal dari periode kekuasaan Islam yang berlangsung selama berabad-abad di Semenanjung Iberia. Kini Thariq di sini.

Suaranya menggelegar, bak membakar kesadaran kita. Menggugah anak-anak Indonesia yang sekian tahun hidup dalam batin terkungkung. Terkungkung akibat jalan hidup yang terlalu terjal untuk batas kemampuan mereka.

Kini, melalui gagasan Presiden Prabowo Subianto, suara Thariq Bin Ziyad, datang lagi menyemangati pasukan yang tak punya pilihan selain maju. Menoleh ke belakang, hanya akan melihat masa lalu yang mengintai dan siap menerkam.

Iso Gemuyu

Dengan menyitir pernyataan mantan gubernur Jawa Timur, Mohammad Noer soal kaum duafa, Mensos Gus Ipul, sering mengutipnya hingga menyerupai sebuah mantra.

"Agawe Wong Cilik Melu Gemuyu." (membuat rakyat kecil ikut tertawa). Ungkapan ini disampaikan di SU Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Maret 1973, sebagai Ketua Fraksi Utusan Daerah.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
KIP Kabulkan Gugatan, Salinan Ijazah Presiden Jokowi Harus Diberikan ke Publik
Aksi Pro-Pemerintah di Teheran, Presiden dan Menlu Iran Hadir di Tengah Massa
Presiden Prabowo Resmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Malang, Tekankan Pengabdian untuk Bangsa
Kebakaran RDMP Balikpapan, Bahlil Sebut Ada Pihak Tak Rela Swasembada Energi dan Dugaan Sabotase
Prabowo Bantah Isu Perpecahan Kabinet, Golkar: Koalisi Permanen Kunci Kesolidan!
Mahfud MD Siap Bela Pandji, Yenny Wahid Soroti Roasting Mata Ngantuk Wapres
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru