BREAKING NEWS
Senin, 02 Maret 2026

Sekolah Rakyat, Laskar Air Mata Para Pemuja Tuhan

BITV Admin - Rabu, 14 Januari 2026 07:52 WIB
Sekolah Rakyat, Laskar Air Mata Para Pemuja Tuhan
Mensos Gus Ipul terharu dan dirangkul Presiden Prabowo Subianto saat memberikan sambutan di acara peresmian 166 Sekolah Rakyat secara serentak yang terpusat di Banjarbaru, Kalsel, Senin (12/1). (foto: BPMI Setpres)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Sejak itu ia sering disebut dengan "gubernurnya rakyat kecil". Ia akrab disapa dengan Cak Noer.

Dengan redaksi yang lebih sederhana, Presiden Prabowo Subianto mengutip pernyataan itu saat pelantikan dirinya, 20 Oktober 2024 lalu. "Wong cilik iso gemuyu."

Dan empat kata ini juga yang selalu menjadi pengantar setiap kali Mensos menjelaskan bisnis proses serta tugas dan fungsi Kemensos lewat konsep "12 PAS".

Kelompok sasaran utama kesejahteraan sosial. Kelompok ini meliputi semua lapisan masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus.

"Kefakiran itu mendekatkan kepada kekufuran," begitu sering disitir para guru. Namun begitu, semua orang paham bahwa kafakiran adalah perantara yang dikirim Tuhan agar bisa menjadikannya ladang beramal.

Ke mana pun pergi, semua perangkat dan aparatur negara, dan terutama Kementerian Sosial, membawa misi perlindungan, jaminan, rehabilitasi, dan pemberdayaan sosial. "Jangan pernah abai terhadap tugas dan fungsi ini."

Sejak 12 Januari 2026 kemarin, misi dipertajam pendekatannya. Didekatkan ke jantung masalah.

Permasalahan kemiskinan yang akut. Laksana gelegar suara Thariq Bin Ziyad, kini teriakan para Kepala Sekolah, para guru, para tenaga kependidikan, para siswa yang terpilih karena tekad ingin mendobrak kebekuan nasib, berbaiat tidak akan surut langkah.

"Jangan kembali pulang!" seru laskar polisi cilik melepas panggung Peluncuran 166 Sekolah Rakyat di Tanah Banjar.

Gelombang Elektromagnetik

Hari itu. Senin 12 Januari 2026. Pelan tapi pasti. Derap langkah kaki dan batin ribuan duafa muda. Atas dasar niat yang kuat, tekad yang menjulang, semangat yang bergelora, memancangkan tiang nasib di masa depan.

Mereka bersiap menyeberangi sungai kehidupan yang curam. Menuju Sekolah Rakyat. Sungai yang belum ditaklukkan. Satu yang pasti, diam-diam dari pelosok negeri, ada doa bersama yang mengalir deras, sederas gelombang elektromagnetik.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
KIP Kabulkan Gugatan, Salinan Ijazah Presiden Jokowi Harus Diberikan ke Publik
Aksi Pro-Pemerintah di Teheran, Presiden dan Menlu Iran Hadir di Tengah Massa
Presiden Prabowo Resmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Malang, Tekankan Pengabdian untuk Bangsa
Kebakaran RDMP Balikpapan, Bahlil Sebut Ada Pihak Tak Rela Swasembada Energi dan Dugaan Sabotase
Prabowo Bantah Isu Perpecahan Kabinet, Golkar: Koalisi Permanen Kunci Kesolidan!
Mahfud MD Siap Bela Pandji, Yenny Wahid Soroti Roasting Mata Ngantuk Wapres
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru