Prabowo Puji Bos Inpex Berbahasa Indonesia: Tak Semua CEO Asing Peduli dengan Bahasa RI
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi CEO Inpex Corporation Takayuki Ueda yang menggunakan bahasa Indonesia saat memberikan sa
NASIONAL
Namun hingga kini, langkah pemerintah daerah dan kementerian dinilai tetap berjalan tanpa menunggu seluruh proses hukum tuntas.
Di sinilah publik mulai bertanya: apakah ini semata penegakan aturan, atau ada dinamika pesanan mafioso karena balas budi atau janji untuk keberlanjutan posisi. Karena itu perlu uang.
Dalam negara hukum, persepsi publik sama pentingnya dengan legalitas formal. Ketika kebijakan publik memunculkan tanda tanya besar, transparansi dan akuntabilitas menjadi kunci untuk menjaga kepercayaan rakyat.
Pesan Presiden tentang bahaya praktik mafioso seharusnya menjadi alarm moral bagi seluruh penyelenggara negara. Jika peringatan itu diabaikan, bukan hanya legitimasi pemerintah yang tergerus, tetapi juga kepercayaan publik terhadap sistem.
Terlebih pejabat daerah dan/atau kementerian sengaja menunggangi pernyataan presiden untuk membela Orkestrasi Sang Mafioso.
Rakyat hari ini tidak lagi pasif. Rakyat sudah cerdas. Mereka mencermati, membandingkan, dan menyimpulkan sendiri.
Pejabat yang keliru memahami hakikat posisinya sebagai pelayan rakyat dan malah memainkan hukum untuk alat kekuasaan demi mencapai tujuan yag sudah bisa dibaca oleh rakyat si pelayan bekerja untuk siapa dan apalagi proses yang berjalan benar-benar tidak mencerminkan keadilan dan kepentingan bangsa.
Karena pada akhirnya, yang dipertaruhkan bukan sekadar sebidang lahan atau izin konservasi, melainkan integritas tata kelola negara itu sendiri.
Presiden Prabowo Subianto dengan niat baik bersungguh-sungguh untuk memperbaiki Republik amburadul ini hanya saja sebagian aparat dibawahnya masih nekad memainkan modus modus transaksional yang menghina keinginan Presiden tersebut.*
*) Penulis adalah Direktur Eksekutif GEMOI Center (Gerakan Muliakan Orang Indonesia).
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi CEO Inpex Corporation Takayuki Ueda yang menggunakan bahasa Indonesia saat memberikan sa
NASIONAL
MEDAN Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) buka suara terkait kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang sempat terjadi di se
EKONOMI
NIAS BARAT Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) akan meningkatkan fasilitas sebanyak 20 puskesmas menjadi puskesmas rawat
KESEHATAN
MEDAN Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) menghentikan pengumpulan data dan keterangan terkait Program Makan Bergizi Gratis (
HUKUM DAN KRIMINAL
DELI SERDANG Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Tambunan, mencopot Kurnia Boloni Sinaga dari jabatannya sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangs
NASIONAL
JAKARTA Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mengungkap adanya sejumlah kendala yang dihadapi Kepolisian Republik Indonesia (Polri) da
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp3 miliar untuk setiap Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih)
EKONOMI
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) merespons keraguan publik terkait penanganan perkara yang menjerat mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pid
NASIONAL
MEDAN Satuan Brimob Polda Sumatera Utara memperketat pengamanan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) guna memastikan di
NASIONAL
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Kamis (16/7/2026) di zona hijau setelah menguat 66,23 poin atau 1,10 pers
EKONOMI