34 Tahun di Pencak Silat, Prabowo Lepas Jabatan Ketum IPSI Demi Fokus Jadi Presiden
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengenang perjalanan panjangnya di dunia pencak silat yang telah dijalani selama 34 tahun.Hal itu disamp
NASIONAL
Dinamikanya tidak hanya unik, tapi juga sarat simbol dan makna karena mempertemukan figur-figur dengan latar belakang politik dan sejarah yang cukup kuat di panggung nasional.
AHY, misalnya, dianggap sebagai figur muda penerus trah SBY yang membawa warisan Demokrat dengan segala citra kepemimpinan yang selama ini melekat pada seperti citra rasional-teknokratis ala SBY.
Lalu, di samping itu, ada sosok Gibran merepresentasikan kesinambungan gaya kepemimpinan populis-nasionalistik yang identik dengan citra kekuasaan Jokowi.
Sementara, di saat bersamaan hadir sosok Puan Maharani yang juga tidak kalah menarik sebagai seorang pewaris sah trah Sukarno melalui PDI Perjuangan dengan membawa figur besar Megawati.
Sudah barang tentu, dengan kemunculan ketiga figur ini, menegaskan sekali lagi soal politik Indonesia yang belum sepenuhnya lepas dari pengaruh dinasti.
Namun, betapapun demikian situasi riilnya, harus diakui bahwa dalam sistem demokrasi elektoral, legitimasi tetap dipengaruhi oleh kapasitas, rekam jejak, dan kemampuan menjalin koalisi luas dan men-drive kekuatan akar rumput.
Dinasti memang masih menjadi modal penting yang patut diperhitungkan, namun ia bukan jaminan kemenangan. Publik, terutama dari waktu ke waktu semakin rasional dan terinformasi, sehingga faktor kompetensi dan visi strategis menjadi penentu utama.
Dengan begitu, Pilpres 2029 tidak hanya tentang persaingan figur, melainkan juga tentang pertarungan narasi besar tentang arah Indonesia.
Apakah masyarakat Indonesia bakal memilih keberlanjutan kekuasaan berbasis jejaring domestik yang mapan, atau kepemimpinan dengan perspektif global yang progresif dalam membaca arah zaman? Dinamika inilah yang dipastikan bakal mewarnai perjalanan menuju 2029.
Strategi Global vs Domestik
Dalam lanskap politik global yang semakin memicu ketegangan geopolitik, peran seorang kepala negara begitu vital karena ia tidak hanya menjadi sosok yang memainkan peran penting di dalam negeri, tapi juga ikut menentukan arah dan kepentingan perdamaian dunia.
Di tengah rivalitas antara Amerika Serikat (AS), Tiongkok, dan Rusia, dunia pun kini mengalami perubahan kekuatan dari unipolar menjadi multipolar.
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengenang perjalanan panjangnya di dunia pencak silat yang telah dijalani selama 34 tahun.Hal itu disamp
NASIONAL
TOBA Seorang mahasiswa Universitas Katolik (Unika) Medan dilaporkan tenggelam saat berenang di Air Terjun Situmurun, Kecamatan Lumbanjulu,
PERISTIWA
DELI SERDANG Pereli senior Sumatera Utara Musa Rajekshah atau yang akrab disapa Ijeck ikut ambil bagian dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas
OLAHRAGA
MANADO Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan LPG subsidi tidak akan
EKONOMI
JAKARTA Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan potensi peningkatan titik api kebakaran hutan dan lahan (karhutla)
NASIONAL
JAKARTA Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menyatakan dukungan penuh terhadap Sugiono yang terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besa
OLAHRAGA
MEDAN PSMS Medan kembali menelan kekalahan usai takluk 01 dari Garudayaksa FC dalam lanjutan Pegadaian Championship 2025/2026. Ironisnya,
OLAHRAGA
JAKARTA Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera memastikan pemutakhiran data penerima hunian sem
NASIONAL
PEKANBARU Ratusan warga di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Riau, mengamuk dan membakar sebuah rumah serta empat sepeda motor yang diduga mi
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencatat telah melakukan 10 operasi tangkap tangan (OTT) sepanjang Januari hingga 11 April 2026
NASIONAL