BREAKING NEWS
Jumat, 20 Februari 2026

Membaca Peta Politik 2029

BITV Admin - Jumat, 20 Februari 2026 18:39 WIB
Membaca Peta Politik 2029
Ilustrasi. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

AS bukan lagi satu-satunya kekuatan tunggal yang mampu mendikte kepentingan dunia, sebab di belakang masih ada Rusia dan Tiongkok yang juga mempunyai kekuatan yang sepadan, ketika berbicara tentang kekuatan ekonomi maupun militer.

Menariknya, dalam beberapa dasawarsa terakhir, dinamika politik global semakin mengalami ketegangan yang cukup ekstrem melalui berbagai aksi yang dimunculkan oleh kekuatan arus utama dunia tersebut.

Menghadapi situasi dan kondisi semacam ini, konflik kawasan, krisis energi, serta ancaman keamanan siber menjadi agenda genting yang tidak bisa diabaikan para pemimpin dunia, termasuk Indonesia.

Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, agenda-agenda strategi nasional perlahan mulai selaras dengan visi kepentingan global.

Di samping itu, menghadapi tensi persaingan global membuat kepemimpinan nasional harus memiliki perspektif geopolitik yang kuat.

Dalam konteks ini, sosok Prabowo kerap dipersepsikan sebagai pemimpin dengan orientasi strategis global, teristimewa melalui pengalamannya di bidang pertahanan dan diplomasi militer.

Pendekatan Prabowo cenderung menempatkan Indonesia sebagai aktor regional yang tidak sekadar ikut bersuara tapi juga proaktif dan strategis dalam memengaruhi keputusan pemimpin-pemimpin terkemuka dunia.

Penguatan alutsista, modernisasi pertahanan, serta diplomasi pertahanan dalam negeri dengan berbagai kekuatan dunia mencerminkan visi politik yang harus dimiliki seorang pemimpin Indonesia di masa depan.

Sementara, jika tiga figur dinasti AHY, Gibran, dan Puan, secara umum masih identik dengan pendekatan domestik yang menitikberatkan pembangunan internal, seperti stabilitas politik, kesinambungan program kesejahteraan, dan penguatan ekonomi nasional berbasis kerakyatan.

Tentu bukan sesuatu keliru, namun urgensi kebijakan dan upaya membangun kekuatan saat ini harus mempertimbangkan kepentingan geostrategis dan antisipasi pergeseran peta kekuatan politik global yang sedang berlangsung ekstrem.

Dalam menghadapi tantangan ini, Prabowo masih memiliki keunggulan tersendiri dibanding tiga faksi kekuatan lainnya.

Hal ini karena Prabowo memiliki pengalaman dan jejaring internasional yang luas, sekaligus pemahaman tentang keseimbangan kekuatan global yang diakui banyak pihak.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Presiden Prabowo Dukung 20 Poin Perdamaian Gaza Trump, Berikut Isi Lengkapnya!
Bukti Kepedulian Nyata, Polres Gayo Lues Salurkan Bantuan Sembako Kapolri untuk Korban Bencana di Desa Agusen
Seniasih Giri Prasta Kukuhkan Ketua PUSPA Kabupaten/Kota se-Bali: Kerja Sama Pemerintah dan Masyarakat Kunci Cegah Kekerasan Anak
Sah! Kesepakatan Dagang Diteken, Tarif Impor Indonesia ke AS Turun dari 32 ke 19 Persen
Kapolda Aceh Pastikan Pembangunan Jembatan Bailey Sawang Selesai Tepat Waktu
Berkali-kali Mangkir, Kades Tanjung Harap Dijemput Paksa Polres Serdang Bedagai Terkait Kasus Penipuan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru