BREAKING NEWS
Minggu, 31 Mei 2026

Pigai, Hatimu Terbuat dari Apa?

BITV Admin - Minggu, 31 Mei 2026 07:49 WIB
Pigai, Hatimu Terbuat dari Apa?
Menteri HAM Natalius Pigai. (Foto: Sulthony Hasanuddin/Antara)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Nilai seseorang tidak ditentukan oleh riuh komentar publik, melainkan oleh kualitas moral yang ia pegang ketika menghadapi hidup.

Dan sejauh ini, "justru Pigai yang memperlihatkan ketahanan moral itu." Ia tetap bicara. Tetap hadir. Tetap melawan gagasan dengan gagasan.

Sementara sebagian orang memilih bersembunyi di balik anonimitas media sosial untuk melempar penghinaan rasial yang bahkan tidak membutuhkan keberanian intelektual sedikit pun.

Kadang saya berpikir, mungkin kekuatan terbesar bukanlah kemampuan membalas kebencian, tetapi kemampuan untuk tidak berubah menjadi pembenci meski terus disakiti.

Dan di situlah Pigai tampak lebih kuat daripada banyak orang.

Karena kebencian selalu ingin menular. Ia berharap orang yang dihina akan ikut menjadi pahit, marah, dan kehilangan kemanusiaannya.

Tetapi ketika seseorang tetap bertahan dengan martabatnya, tetap memilih tenang, tetap memilih melanjutkan hidup tanpa tenggelam dalam dendam, di situlah kebencian sebenarnya kalah.

Kindness always wins. Kebaikan mungkin tidak selalu menang cepat. Kadang ia tampak sunyi, kalah ramai dibanding kebencian, tetapi pada waktunya AKAN MENANG.

Tetapi sejarah selalu membuktikan, manusia dikenang bukan karena seberapa keras ia membenci, melainkan seberapa besar ia menjaga kemanusiaannya ketika dunia berlaku tidak adil padanya. Dan mungkin itulah yang sedang terjadi pada Pigai.

Orang-orang boleh terus menghina warna kulitnya, tetapi mereka tidak pernah berhasil menggelapkan pikirannya.

"Mereka boleh menyerang wajahnya, tetapi tidak mampu meruntuhkan keberaniannya."

Sebab yang membuat seseorang tegak bukan warna kulit, melainkan kekuatan moralnya.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
IHSG Terus Melemah! Ini Penyebab Utama Turunnya Indeks Saham BEI Pekan Ini
Usai Dilaporkan Mama Yasinta Terkait Film Pesta Babi, Direktur LBH Papua Merauke Heran: Ada Apa di Balik Perubahan Sikap Ini?
Mama Sinta Laporkan Ketua LBH Merauke ke Polda Metro, Geram Wajahnya Dipakai Tanpa Izin di Film Pesta Babi
Mama Sinta Datangi Polda Metro Jaya, Protes Film “Pesta Babi” Diputar Tanpa Izin: Hentikan!
Tiga Kali Berturut-turut, Pemko Tanjungbalai Raih Opini WTP Murni dari BPK
Penanganan Pascabencana Sumatera Masuk Fase Pemulihan Permanen hingga 2028
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru