BREAKING NEWS
Minggu, 28 Juni 2026

Janji 19 Juta Lapangan Kerja: Oper Sana, Oper Sini

BITV Admin - Minggu, 28 Juni 2026 08:10 WIB
Janji 19 Juta Lapangan Kerja: Oper Sana, Oper Sini
Wapres Gibran Rakabuming meninjau fasilitas produksi kendaraan listrik PT Terang Dunia Internusa (UNTD) Plant III di Kadu Jaya, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Banten, Jumat (26/06/2026). (foto: Setwapres/yt)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Keresahan masyarakat mengenai badai PHK bukanlah isu mengada-ada.

Data terbaru dari Kemenaker mencatat sebanyak 23.470 pekerja di Indonesia telah kehilangan mata pencaharian sepanjang Januari hingga Mei 2026.

Di Jawa Barat saja, tercatat 5.044 orang menjadi korban pemutusan hubungan kerja (26/6/2026).

Angka-angka ini adalah realitas pahit yang merenggut napas dapur para keluarga buruh, sementara di tingkat elite, wacana 19 juta lapangan kerja justru dipecah-pecah dan dioper layaknya bola panas.

Narasi-narasi yang mendikotomikan program antara presiden dan wakilnya justru menciptakan kebingungan di saat masyarakat membutuhkan kepastian kebijakan.

Ketika elite sibuk memilah siapa pemilik janji, rakyat sedang berjuang memilah mana kebutuhan primer yang harus dikorbankan hari ini.

Masyarakat tidak membutuhkan debat kusir tentang siapa yang "memiliki" janji, tapi mereka membutuhkan bukti nyata bahwa negara hadir untuk memulihkan ekonomi dan menyediakan lapangan kerja yang layak.

Jika fenomena pemilahan janji ini dibiarkan menjadi kebiasaan atau normal baru dalam perbincangan politik, kita patut khawatir akan terjadi pengikisan kepercayaan publik yang mendalam terhadap proses pemilu itu sendiri.

Maka dari itu, demokrasi kita membutuhkan pemimpin yang berani berdiri tegak memikul konsekuensi atas setiap program yang pernah ditawarkan di masa kampanye.

Integritas seorang pemimpin diuji saat ia mampu mengakui tantangan dan bekerja keras memperbaiki kegagalan, alih-alih mencari celah untuk melepaskan diri dari kontrak politik yang telah disepakati bersama.

Kritik yang disampaikan oleh Said Iqbal mengenai ketidaklogisan janji tersebut seharusnya menjadi bahan refleksi bagi pemerintahan.

Jika memang target tersebut tidak realistis, pemerintah harus berani merumuskan ulang langkah-langkah ekonomi yang lebih membumi.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
MBG, Bukti Keberpihakan Presiden Prabowo yang Sampai ke Piring Rakyat Kecil
T.A. Khalid Raih Gelar Doktor di Unpad, Sekda Aceh: Inspirasi bagi Generasi Muda Aceh
Pemprov Sumut Kerahkan Personel Gabungan Berantas Pungli di Sidebuk-Debuk, Wisatawan Kini Dijaga 24 Jam
Sekdaprov Sumut: Pers Jadi Mitra Strategis Pemerintah dalam Mendukung Pembangunan Daerah
Bobby Nasution Apresiasi Komitmen FWP Sumut, Nilai Pers Jadi Mitra Strategis Pembangunan
Menkeu Purbaya Tegaskan Patriot Bond dan Merah Putih Bond Bukan Pengampunan Pajak: Uang Aman, Tapi Perusahaan Tetap Diperiksa
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru