Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Oleh:Yogen Sogen
DI SOLO, pertengahan Juni lalu, Joko Widodo berbicara kepada awak media dengan nada yang terdengar seperti pernyataan biasa.
"Kan sudah saya sampaikan, Prabowo-Gibran dua periode. Sudah, itu saja," katanya singkat.
Baca Juga:
Kalimat itu pendek. Tapi bobotnya tidak.
Seorang presiden yang telah purnatugas, yang konstitusi telah membatasi masa jabatannya, dan yang pernah mengucapkan, ia akan kembali ke rakyat dengan tenang menikmati masa senja, kini dengan terang-terangan mengatur peta politik berikutnya.
Bukan sebagai warga negara biasa yang menyampaikan pendapat.
Ia memerintahkan. Kepada relawan, kepada partai, kepada siapa saja yang masih mau mendengar.
Dan yang paling mengusik bukan pernyataannya, melainkan betapa wajarnya semua itu terasa.
Istana merespons dengan kalimat yang sudah sangat kita kenal: fokus bekerja dulu.
Demokrat menyebut 2029 masih lama dan lebih baik fokus pada ekonomi.
PKB bilang terlampau maju untuk dibahas sekarang karena publik menginginkan program-program yang berjalan bisa tercapai sesuai target.
PDIP memilih nada yang paling tajam, di mana politikusnya mempertanyakan apakah Prabowo sendiri sudah pasti mau, sebelum ada pihak lain yang repot-repot mengampanyekannya.
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.