Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Kepercayaan itu tumbuh dari keyakinan ada batas yang dihormati, bahwa jabatan bukan milik pribadi, bahwa pergantian kekuasaan adalah sesuatu yang tulus, bukan sekadar pertukaran nama di atas struktur yang sama.
Dinasti tidak selalu diumumkan. Ia tumbuh dari kebiasaan yang dibiarkan, dari manuver yang tidak dipersoalkan, dari narasi keberlanjutan yang perlahan menjadi normal.
Dan ketika ia sudah terasa normal, mempersoalkannya justru yang terasa aneh. Kita sudah pernah hidup dalam logika seperti itu. Kita tahuLapangan Kerja ke mana ujungnya.
Rakyat yang hari ini masih menunggu lapangan kerja, yang daya belinya tergerus, tidak sedang butuh wacana tentang siapa yang akan berkuasa pada 2029.
Dua tahun adalah waktu yang terlalu singkat untuk bicara kelanjutan, sementara 19 juta lapangan kerja masih sebatas janji yang sedang dikejar.
Korupsi kekuasaan tidak selalu soal uang.
Kadang ia hadir dalam bentuk ketidakmampuan untuk pergi, dalam kebutuhan untuk tetap menjadi penentu meski konstitusi telah berkata lain.
Sebuah republik tidak diwariskan. Ia dipercayakan, dan ada batasan masa kepada seseorang yang dipilih rakyat.
Ketika masa itu selesai, ada kewajiban untuk mundur dengan hormat, dan membiarkan orang lain mengambil giliran.
Bukan mengatur dari kejauhan.
Bukan pula memastikan bahwa meja yang ditinggalkan tetap terhubung dengan tangannya, dengan cara-cara yang merusak wajah demokrasi bangsa ini.* (nasional.kompas.com)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.