Buntut Kayu Gelondongan Saat Banjir Sumut, Bos PT TBS dan Anak Buah Segera Disidang
MEDAN Kasus dugaan pelanggaran lingkungan hidup terkait temuan kayu gelondongan saat banjir di Sumatera Utara (Sumut) memasuki babak baru.
HUKUM DAN KRIMINAL
Oleh: Samuel F. Silaen
DI tengah optimisme yang terus disampaikan pemerintah mengenai prospek ekonomi nasional, Indonesia sesungguhnya menghadapi tantangan yang jauh lebih mendasar dibanding sekadar mengejar angka pertumbuhan. Persoalan utama terletak pada kualitas tata kelola pemerintahan, konsistensi kebijakan, transparansi pengelolaan anggaran, serta kemampuan negara membangun kembali kepercayaan publik melalui kebijakan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Sejarah banyak bangsa mengajarkan bahwa sebuah negara tidak runtuh semata-mata karena kekurangan sumber daya alam maupun potensi ekonomi. Sebaliknya, kemunduran sering kali berawal ketika pengambilan keputusan tidak lagi dibangun di atas evaluasi yang jujur, akuntabilitas yang kuat, serta keberanian untuk mengakui kenyataan yang terjadi di lapangan.Baca Juga:
Dalam konteks Indonesia hari ini, pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menghadapi tantangan yang tidak ringan. Tekanan terhadap fiskal negara, kebutuhan pembiayaan berbagai program strategis, hingga upaya menjaga daya beli masyarakat membutuhkan kebijakan yang tidak hanya ambisius, tetapi juga transparan, efisien, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.
Optimisme memang penting dalam membangun kepercayaan pasar maupun masyarakat. Namun optimisme tidak boleh berhenti sebagai narasi politik. Ia harus diterjemahkan menjadi hasil nyata yang dapat dirasakan langsung oleh rakyat.
Keberhasilan sebuah pemerintahan tidak cukup diukur dari meningkatnya angka investasi, pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB), maupun stabilitas indikator makroekonomi. Ukuran sesungguhnya terletak pada apakah masyarakat memperoleh pekerjaan yang layak, harga kebutuhan pokok tetap terkendali, pelayanan publik semakin baik, serta tingkat kesejahteraan meningkat secara merata.
Apabila narasi keberhasilan yang dibangun pemerintah tidak berjalan seiring dengan realitas yang dialami masyarakat, maka jarak antara negara dan rakyat akan semakin melebar. Dalam situasi seperti itu, kepercayaan publik menjadi modal yang paling rentan terkikis.
Karena itu, setiap program nasional semestinya dievaluasi secara berkala melalui mekanisme yang terbuka. Audit independen, pengawasan publik, serta pengukuran manfaat yang objektif harus menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari tata kelola pemerintahan modern. Penggunaan anggaran negara harus mampu dipastikan benar-benar menghasilkan manfaat yang sebanding bagi masyarakat.
Demokrasi yang sehat juga membutuhkan ruang kritik yang dijaga, bukan dihindari. Kritik yang dibangun di atas data, argumentasi, dan kepentingan publik bukanlah ancaman bagi pemerintah. Justru sebaliknya, kritik merupakan instrumen koreksi agar kebijakan semakin tepat sasaran serta mencegah lahirnya keputusan yang keliru.
Indonesia tidak membutuhkan budaya politik yang hanya mengedepankan pembenaran terhadap setiap kebijakan. Yang dibutuhkan adalah keberanian seluruh pemangku kepentingan untuk terus mengevaluasi diri demi kepentingan bangsa dalam jangka panjang.
Bukan Soal Siapa, Tetapi Bagaimana Memimpin
Pertanyaan mengenai siapa sosok yang mampu membawa Indonesia keluar dari berbagai persoalan sebenarnya tidak sesederhana mencari figur tertentu.
Perubahan tidak lahir dari popularitas seseorang, melainkan dari kepemimpinan yang menjadikan integritas sebagai fondasi utama. Seorang pemimpin harus memiliki kompetensi, keberanian moral, komitmen terhadap supremasi hukum, transparansi, birokrasi yang profesional, pemberantasan korupsi, serta kesediaan melibatkan masyarakat dalam proses pengambilan kebijakan.
MEDAN Kasus dugaan pelanggaran lingkungan hidup terkait temuan kayu gelondongan saat banjir di Sumatera Utara (Sumut) memasuki babak baru.
HUKUM DAN KRIMINAL
PATI Jumlah siswa yang mengalami gejala dugaan keracunan setelah mengonsumsi makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Pati,
PERISTIWA
CILACAP PT Pertamina Patra Niaga masih menunggu keputusan resmi pemerintah terkait rencana pembatasan pembelian Pertalite berdasarkan kelo
EKONOMI
MEDAN Siti Aisah, seorang asisten rumah tangga (ART) di Medan, divonis 6 tahun penjara karena terbukti menghilangkan nyawa bayi yang baru
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Timnas Indonesia akan menjalani tiga pertandingan fase grup FIFA ASEAN Cup 2026. Skuad Garuda tergabung di Grup A bersama Singapur
OLAHRAGA
JAKARTA Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo menyebut eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas tidak terlibat dalam pe
NASIONAL
JAKARTA Pakar hukum tata negara Denny Indrayana bersama sejumlah pemohon mengajukan gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpr
POLITIK
MEDAN Sebanyak 150 penyelamat lingkungan atau pemulung di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Terjun, Kecamatan Medan Marelan, resmi mendapat ja
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) bersama DPRD Sumut menyepakati Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Per
PEMERINTAHAN
MEDAN Menteri Ekonomi Malaysia Akmal Nasrullah bin Mohd Nasir memuji komitmen Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution
PEMERINTAHAN