BREAKING NEWS
Sabtu, 01 Agustus 2026

Membaca Survei, Belajar dari Jokowi

Redaksi - Sabtu, 01 Agustus 2026 08:17 WIB
Membaca Survei, Belajar dari Jokowi
Presiden Prabowo Subianto menyalami Presiden ke-7 Joko Widodo yang turut hadir dalam Sidang Tahunan MPR-RI dan Sidang Bersama DPR-RI dan DPD-RI di Gedung Nusantara, Jakarta Pusat, Jumat (15/8/2025). (foto: Dok. Biro Pers Sekretariat Presiden)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Dunia usaha secara berkala mengukur kepuasan pelanggan untuk memperbaiki mutu layanan; penyelenggaraan negara pun memerlukan mekanisme serupa agar kebijakan tetap sejalan dengan kebutuhan masyarakat.

Kesediaan menerima umpan balik merupakan bagian dari tata kelola yang sehat. Kualitas kepemimpinan terlihat ketika kritik mulai muncul.

Pemimpin yang matang tidak memandang evaluasi publik sebagai ancaman terhadap kewibawaannya, melainkan sebagai kesempatan menguji efektivitas kebijakan yang telah diambil.

Semakin besar mandat politik yang diterima, semakin besar pula tanggung jawab untuk memastikan bahwa setiap keputusan benar-benar menjawab persoalan warga.

Pertanyaan yang semestinya diajukan bukanlah mengapa angka kepuasan berubah, melainkan mengapa sebagian warga mulai merasakan jarak antara harapan dan kenyataan.

Jawabannya tidak cukup dicari melalui strategi komunikasi.

Yang jauh lebih menentukan adalah keberanian menilai kembali substansi kebijakan, efektivitas pelaksanaannya, serta kemampuan birokrasi merespons perubahan keadaan.

Pengalaman politik Indonesia memperlihatkan bahwa kemampuan membaca aspirasi masyarakat sering menjadi pembeda antara pemerintahan yang mampu menjaga dukungan dan pemerintahan yang perlahan kehilangan daya pijaknya.

Dalam konteks itu, pengalaman Presiden Joko Widodo layak dicermati sebagai bahan pembelajaran.

Selama masa pemerintahannya, kritik terhadap kualitas demokrasi, pembentukan undang-undang, pembangunan Ibu Kota Nusantara, hingga politik dinasti terus mengemuka.

Namun, tingkat kepuasan publik pada akhir masa jabatannya tetap relatif tinggi.

Fakta tersebut menunjukkan bahwa penilaian masyarakat tidak selalu mengikuti kerasnya perdebatan elite.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Butuh Tambahan Modal UMKM? Intip Simulasi Cicilan KUR BCA Rp100 Juta Tenor Hingga 5 Tahun
Efek Pangkas TKD, Ratusan Daerah Kelimpungan Bayar Gaji ASN, Purbaya Tunggu Restu Prabowo
MK Putuskan Anggaran MBG Harus Pisah dari Pendidikan, Hasan Nasbi: "Masa Iya Kita Akalin?"
Disinggung Prabowo, Dokter Bongkar Fakta Asbes yang Bisa Picu Kanker Paru
DPR Siapkan Revisi RUU Sisdiknas usai MK Pisahkan Anggaran MBG dari Dana Pendidikan
Purbaya Tegaskan Pemerintah Patuh Putusan MK, Anggaran MBG Berubah Mulai APBN 2028
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru