BREAKING NEWS
Kamis, 10 September 2026

Menyoal Kekuasaan, Jokowi dan AHY Bicara kepada Siapa?

Redaksi - Kamis, 10 September 2026 09:12 WIB
Menyoal Kekuasaan, Jokowi dan AHY Bicara kepada Siapa?
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono, Presiden RI Prabowo Subianto, dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Dan mulai Pemilu 2004, rakyat memilih langsung presiden dan wakil presiden dengan sistem yang lebiih liberal dibandingkan sistem Amerika Serikat: One man, one vote, one value.

Lewat Pemilu, rakyat memberi amanat kepada wakil rakyat, wakil daerah (Dewan Perwakilan Daerah), serta pemimpin di lembaga eksekutif.

Kekuasaan itu hakikatnya dipinjam dari rakyat. Jika amanah, maka pemegang kekuasaan menjabat selama lima tahun.

Setelah satu periode, presiden dan wakil presiden dapat dipilih kembali untuk periode kedua.

Jadi, kekuasaan seorang presiden itu sementara, tidak selamanya seperti masa Sukarno setelah meniup pluit demokrasi terpimpin.

Juga tidak selanggeng Soeharto ketika lewat sistem 'yang seolah-olah demokrasi' bertakhta sebagai presiden sejak 1967-1998. Saat ini masih tahun 2026.

Pukul mundur--jika kalender Pemilu tak berubah--kurang 2,5 tahunan menuju kontestasi politik 2029. Jadi, Jokowi dan AHY sedang berbicara kepada siapa?


Pada Jokowi, saya menyaksikan satu sentilan, bahkan 'teguran' yang lumayan keras ketika ia menyinggung petuah Jawa: Lamun sira sekti, ojo mateni.

Kalimat ini dapat diartikan sebagai "seseorang yang memiliki kekuatan (sekti) atau kekuasaan tidak boleh menggunakannya untuk menjatuhkan orang lain" (Kompas.com, 29/8/2026).

Pada 2014-2024, Jokowi adalah orang 'sekti' itu. Ia berkuasa atas republik ini.

Namun, sejak 20 Oktober 2024, Jokowi harus menyerahkan tampuk kekuasaan kepada penggantinya, Prabowo Subianto.

Dalam konstelasi baru itu, Jokowi sesungguhnya masih di orbit kekuasaan.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Prabowo Bandingkan Sikap Demokrat Saat Kalah Politik: Tidak Caci Maki dan Bakar-bakar
PMPHI Curigai Ada Kesengajaan di Balik Keracunan MBG: "Ini Bukan Sekadar Makanan Basi"
Wabup Zakiyuddin Tantang HKTI Jadi Garda Terdepan Dongkrak Kesejahteraan Petani Sumut
Wali Kota Mahyaruddin Salim Resmikan Perumahan Dinas Makoramil 17/DB Kodim 0208/Asahan
IPG Tanjungbalai 92,11 Persen, Mahyaruddin Soroti Kesenjangan Gender dalam Pembangunan
LASQI Tanjungbalai Punya Nahkoda Baru, Mahyaruddin Dorong Pembinaan Generasi Muda
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru