Komisi III DPR Ingatkan Aparat Hukum: Kalau Ragu dengan Bukti, Jangan Lanjut ke Persidangan
JAKARTA Anggota Komisi III DPR RI, Rudianto Lallo, menekankan agar aparat penegak hukum berhatihati dalam membawa suatu perkara ke pros
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA -Minggu lalu, tepatnya pada tanggal 28 April 2024, Majelis Talim Kumpi Rum dari Yayasan Kumpi Rum Bersatu menggelar acara pembukaan Pengajian sekaligus merayakan Lebaran ke-2 Kumpi Rum. Acara tersebut berlangsung di Grand Palm, Jalan Kali Buaran, Kelurahan Penggilingan, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur. Lebaran ke-2 Kumpi Rum ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi dan menjalin hubungan yang baik antar anggota komunitas, terutama pasca perayaan Idul Fitri 1445 H.
Acara Lebaran ke-2 Kumpi Rum menjadi momen penting untuk saling bermaaf-maafan dan memperkuat jalinan hubungan di antara para jamaah. Turut hadir dalam acara tersebut berbagai tokoh masyarakat, seperti Syahroni, SE, Anggota DPRD DKI Jakarta dari Partai PAN, Wakil Camat Cakung, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, serta perwakilan dari Ormas FBR dan tamu undangan lainnya.
Kegiatan yang digelar tidak hanya berupa acara pengajian Majelis Talim, namun juga dihiasi dengan kesenian Islam berupa Musik Gambus dan pemberian santunan kepada anak yatim piatu. Ketua Majelis Talim Kumpi Rum, Ustadz Nur Hidayat, MA, menyampaikan bahwa Lebaran Kumpi Rum ke-2 ini merupakan bagian dari upaya mempererat tali silaturahmi dalam keluarga besar Kumpi Rum. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk memberikan manfaat positif, seperti santunan kepada anak yatim dan pengajian rutin setiap bulannya.
Syahroni, SE, Anggota DPRD DKI Jakarta, yang juga menjadi inisiator acara tersebut, berharap agar kegiatan ini dapat mengangkat situs budaya yang dimiliki oleh Kelurahan Penggilingan. Ia berkomitmen untuk menjadikan kelurahan tersebut sebagai Desa Cagar Budaya, dengan membuat monumen sebagai ikon situs budaya yang perlu dilestarikan.
Tokoh Agama dan Masyarakat di Jakarta Timur, Ustadz Afifuddin Rohali, Lc., M.A., juga memberikan apresiasi terhadap kegiatan positif yang dilakukan oleh Majelis Kumpi Rum. Menurutnya, kegiatan ini sangat penting untuk dilestarikan sebagai bagian dari warisan budaya Betawi yang kini semakin langka. Ia berharap agar pemerintah dapat memberikan dukungan dan mengapresiasi kegiatan-kegiatan seperti Kumpi Rum ini, bukan hanya sebagai festival semata tetapi juga sebagai bentuk pelestarian budaya yang bernilai tinggi bagi masyarakat Jakarta Timur.
Acara Lebaran ke-2 Kumpi Rum ini tidak hanya menjadi momen bersukacita, tetapi juga menjadi ajang untuk merenungkan pentingnya menjaga silaturahmi, nilai-nilai kearifan lokal, dan kepedulian terhadap sesama, terutama bagi masyarakat Betawi. Semoga kegiatan positif ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat Jakarta Timur.
(N/014)
JAKARTA Anggota Komisi III DPR RI, Rudianto Lallo, menekankan agar aparat penegak hukum berhatihati dalam membawa suatu perkara ke pros
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDA ACEH Pemerintah Provinsi Aceh melalui Dinas Perhubungan kembali menyediakan program mudik gratis bagi masyarakat pada 2026. Progra
NASIONAL
BINJAI Pemerintah Kota Binjai melalui Dewan Pengurus Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) kembali menggelar kegiatan Tausiyah Ramad
PEMERINTAHAN
JAKARTA Polemik ijazah Presiden Ke7 RI, Joko Widodo, dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kembali menemukan titik terang. Peneliti
NASIONAL
MEDAN Sidang pembacaan nota pembelaan atau pleidoi terdakwa Rasuli Efendi Siregar berlangsung di ruang utama Pengadilan Negeri Medan, Ka
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Tersangka kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke7 RI, Joko Widodo, Rismon Sianipar, mengundang Roy Suryo, dr Tifa, dan sejumla
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menjalin kerja sama strategis dengan maskapai PT Pelita Air Service (Pelita Air) untuk me
NASIONAL
TAPSEL Warga Kampung Durian, Desa Batu Godang, Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan, mengeluhkan tumpukan tanah bekas
PERISTIWA
MEDAN Polda Sumatera Utara memulangkan dua dari 14 ekskavator yang sebelumnya diamankan dalam operasi penertiban tambang emas ilegal di
HUKUM DAN KRIMINAL
SOLO Presiden ke7 Republik Indonesia, Joko Widodo, mengaku telah menerima permintaan maaf dari Rismon Sianipar terkait polemik tudingan
HUKUM DAN KRIMINAL