Pigai: Jangan Percaya Lembaga Survei di Indonesia, Banyak yang Abal-Abal
JAKARTA Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengkritik lembaga survei di Indonesia yang menilai kinerja Kementerian HAM masih
NASIONAL
YOGYAKARTA – Sebanyak tiga personel polisi dari Polresta Yogyakarta mengalami luka-luka ringan akibat kericuhan yang terjadi saat unjuk rasa di Jalan Kusumanegara, Yogyakarta, pada Minggu (1/12/2024) sore. Peristiwa ini terjadi setelah demonstran berusaha mengibarkan bendera Bintang Kejora, simbol dari Organisasi Papua Merdeka (OPM), yang dilarang oleh pihak kepolisian.
Kasi Humas Polresta Yogyakarta, AKP Sujarwo, mengungkapkan bahwa meski mengalami luka-luka, ketiga personel polisi tersebut kini sudah kembali beraktivitas normal. “Terkait unjuk rasa di Jalan Kusumanegara ada sedikit terjadi kericuhan antara pihak demonstran yang mengakibatkan 3 personel Polresta Yogyakarta mengalami luka-luka,” jelas Sujarwo saat dikonfirmasi pada Senin (2/12). “Tadi pagi sudah masuk kerja dan pimpin apel pagi,” tambahnya.
Peristiwa tersebut bermula saat para demonstran mencoba mengibarkan bendera Bintang Kejora di lokasi aksi. Pihak polisi, yang menilai bendera tersebut sebagai simbol dari gerakan separatis, berusaha mencegah tindakan tersebut. Hal ini menyebabkan ketegangan yang berujung pada kericuhan antara polisi dan demonstran. “Pihak demonstran tidak terima lalu menyerang aparat Polri yang melarangnya hingga terjadi kericuhan,” ujar Sujarwo.
Sementara itu, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Yogyakarta yang mendampingi aksi tersebut tidak menerima laporan adanya demonstran yang terluka. “Kemarin LBH Jogja diminta untuk mendampingi aksi, karena sebelumnya ada potensi aksinya akan dilarang,” kata Tim Advokasi LBH Yogyakarta, Dhanil Al Ghiffary. “Kalau korban luka belum ada laporan,” tambahnya.
Namun, Dhanil mengonfirmasi bahwa satu orang peserta demonstrasi diamankan oleh polisi. “Ada satu demonstran yang diamankan polisi,” ungkapnya. Hal ini juga dibenarkan oleh Sujarwo yang menyebut bahwa demonstran tersebut diamankan oleh Polda DIY.
Pihak kepolisian kini tengah menyelidiki lebih lanjut peristiwa kericuhan tersebut dan mengambil langkah-langkah untuk mencegah terulangnya insiden serupa. Sementara itu, LBH Yogyakarta juga memastikan akan terus mendampingi para peserta aksi untuk memastikan hak-hak mereka terlindungi.
(N/014)
JAKARTA Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengkritik lembaga survei di Indonesia yang menilai kinerja Kementerian HAM masih
NASIONAL
PEMATANGSIANTAR Seorang pengemudi mobil, Sapriadi (47), diamuk warga setelah diduga meninggalkan lokasi kecelakaan lalu lintas di Kota P
PERISTIWA
MANGGARAI TIMUR Video Camat Lamba Leda Utara, Agustinus Supratman, yang terlihat emosional saat berdebat dengan petugas Badan Nasional P
PERISTIWA
SURABAYA Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea mengancam akan mengumumkan nama partai politi
POLITIK
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengapresiasi kegiatan Transformasi HKBP yang digelar Huria Kristen Batak Protestan (HKBP
PEMERINTAHAN
DAIRI Polisi mengungkap alasan RS, 52 tahun, yang diduga menganiaya dua anak berinisial AGP, 7 tahun, dan AP, 6 tahun, di Kabupaten Dair
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution meninjau kondisi ratusan warga korban angin puting beliung di Kecamatan Medan Johor, Kota M
NASIONAL
MEDAN Polda Sumatera Utara menjelaskan alasan AKP Fadlun Al Fitri tidak dijatuhi sanksi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) meski t
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan Polri telah mengantongi sejumlah nama yang diduga terlibat dalam kebakaran huta
HUKUM DAN KRIMINAL
BATAM Badan Narkotika Nasional (BNN) RI mengungkap adanya keterkaitan antara kasus penyelundupan 2,6 ton sabu cair dan 1,3 ton ketamin d
HUKUM DAN KRIMINAL