Kapolri: Perpanjangan Masa Pensiun hingga 60 Tahun Jadi Hak Prerogatif Presiden
JAKARTA Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa ketentuan mengenai masa jabatan dan batas usia pensiun Kapolri hin
NASIONAL
JOMBANG -Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf atau yang akrab disapa Gus Yahya, melakukan pertemuan penting dengan Rais Aam PBNU, KH Miftachul Ahyar, di kediaman beliau di Pondok Pesantren Miftachussunnah, Surabaya, pada Selasa pagi. Pertemuan ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dari kalangan pesantren dan organisasi NU, termasuk Pengasuh Pesantren Lirboyo, KH Anwar Mansyur; Pengasuh Pesantren Sidogiri, KH Nurhasan; Pengasuh Pesantren Tebuireng, KH Abdul Hakim Mahfudz; Wakil Rais Aam PBNU sekaligus Pengasuh Pesantren Al Amin Kediri, KH Anwar Iskandar; Pengasuh Pesantren Zainul Hasan Genggong, KH Mutawakil Alallah; Wakil Ketua Umum PBNU, Amin Said Husni; dan Sekretaris Jenderal PBNU, Saifullah Yusuf.
Pertemuan tersebut dimulai sekitar pukul 10.30 WIB dan berlangsung selama satu jam secara tertutup. Tujuan utama dari pertemuan ini adalah untuk membahas berbagai isu strategis yang berkaitan dengan PBNU dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Gus Yahya mengungkapkan bahwa kunjungannya ke Surabaya kali ini adalah untuk melakukan konsolidasi dengan PCNU Surabaya terkait persiapan pelaksanaan Hari Santri 2024. Selain itu, pertemuan ini juga menjadi kesempatan bagi Gus Yahya untuk mendengarkan laporan dari Tim Pansus PKB mengenai hasil pertemuan dan kesepakatan ratusan kiai di Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, yang terjadi pada hari sebelumnya, Senin (12/8).
“Sebagaimana diketahui kemarin ada pertemuan di (Ponpes Tebuireng) Jombang untuk membicarakan hal-hal terkait dengan perkembangan di dalam PKB, yang dihadiri oleh Kiai Anwar Iskandar dan Kiai Amin Husni yang mendapatkan tugas dari PBNU untuk mendalami masalah-masalah terkait hubungan antara PKB dengan NU,” kata Gus Yahya usai pertemuan.
Pertemuan di Tebuireng Jombang, yang melibatkan banyak kiai dan tokoh NU, membahas mengenai konflik yang terjadi antara PBNU dan PKB. Gus Yahya mengungkapkan bahwa dirinya telah menerima mandat dari Rais Aam PBNU, KH Miftachul Ahyar, untuk memperbaiki dan menyelesaikan persoalan yang melibatkan PKB.
“Saya mendapatkan perintah dari Rais Aam untuk menindaklanjuti laporan dari Kiai Anwar Iskandar dan Pak Amin Husni mengenai konflik antara PBNU dan PKB yang berkembang,” jelas Gus Yahya. Ia menambahkan bahwa pertemuan tersebut bertujuan untuk mencari solusi terbaik agar hubungan antara NU dan PKB dapat diperbaiki, serta memastikan agar semua pihak yang terlibat dapat bekerja sama demi kepentingan umat.
Di sisi lain, Gus Yahya menegaskan pentingnya konsolidasi internal NU untuk menghadapi berbagai tantangan yang ada. “Konsolidasi ini penting untuk memastikan bahwa NU tetap solid dan dapat menjalankan berbagai agenda ke depan dengan baik,” tambahnya.
Dengan adanya pertemuan ini, diharapkan akan ada langkah konkret yang diambil untuk menyelesaikan konflik dan memperbaiki hubungan antara PBNU dan PKB, serta memperkuat peran NU dalam pembangunan sosial dan politik di Indonesia.
(N/014)
JAKARTA Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa ketentuan mengenai masa jabatan dan batas usia pensiun Kapolri hin
NASIONAL
MEDAN Transformasi digital menjadi salah satu fondasi penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang modern, transparan, dan res
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengajak seluruh pemerintah kota di Indonesia memperkuat kolaborasi untuk mendorong inves
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menegaskan komitmennya dalam memperkuat transformasi digital pemerintahan melalui sinergi denga
PEMERINTAHAN
LANGKAT 1 Juli 2026 Dugaan keterlambatan penyerahan surat undangan Bantuan Sosial (Bansos) kepada salah seorang warga Dusun III Desa P
PEMERINTAHAN
LANGKAT 1 Juli 2026 Dugaan keterlambatan penyerahan surat undangan Bantuan Sosial (Bansos) kepada salah seorang warga Dusun III Desa P
PEMERINTAHAN
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan sinyal bahwa harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax berpotensi mengalami penurunan
EKONOMI
JAKARTA Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur mengizinkan media melakukan siaran langsung (live) pada sidang perdana Tifauzia Tyassuma al
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kementerian Pertahanan (Kemhan) menyiapkan santunan bagi peserta Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) calon pe
NASIONAL
JAKARTA Komisi I DPR RI menyetujui dua Rancangan UndangUndang (RUU) tentang pengesahan kerja sama pertahanan antara Indonesia dengan Tu
POLITIK