Kerangka Manusia Ditemukan di Tapteng, Diduga Korban Banjir dan Longsor 2025, Polisi Buka Identifikasi
TAPANULI TENGAH Kerangka manusia tanpa identitas kembali ditemukan di kawasan bekas bencana banjir dan tanah longsor di Kelurahan Bonalu
PERISTIWA
Jakarta – Musim hujan yang lebat seringkali menyebabkan banjir, dan salah satu masalah yang sering dihadapi adalah ponsel yang terkena air. Baik terendam, terkena cipratan, atau jatuh ke dalam genangan, ponsel yang basah bisa mengalami kerusakan serius jika tidak segera ditangani dengan benar.
Namun, banyak orang yang panik dan malah melakukan langkah keliru yang justru memperburuk kondisi perangkat. Untuk itu, penting untuk mengetahui langkah-langkah yang benar agar ponsel tetap dapat digunakan setelah terkena air. Berikut adalah beberapa cara yang direkomendasikan serta tindakan yang harus dihindari saat ponsel terkena air.
Keringkan Bagian Luar Perangkat Langkah pertama adalah segera mengeringkan bagian luar ponsel dengan menggunakan kain lembut atau handuk yang memiliki daya serap tinggi. Tekan kain dengan lembut tanpa menggosok keras untuk menghindari air masuk lebih dalam ke celah-celah perangkat.
Lepaskan Komponen yang Bisa Dilepas Setelah bagian luar kering, lepaskan komponen seperti kartu SIM, kartu memori, baterai, dan penutup belakang (jika memungkinkan). Ini akan mempermudah proses pengeringan dan mencegah kerusakan lebih lanjut.
Keluarkan Air dari Port Setelah melepas komponen yang bisa dilepas, ketuk perangkat secara perlahan dengan posisi port menghadap ke bawah untuk mengeluarkan air yang masih tersisa di port pengisian daya dan port audio.
Bilas Jika Terkena Cairan Lain Selain Air Jika ponsel terkena cairan selain air, seperti kopi, air laut, atau minuman manis, bilas perangkat dengan air bersih untuk menghindari residu yang dapat menyebabkan kerusakan atau korosi pada komponen internal.
Tindakan yang Harus Dihindari
Menggunakan Alat Pemanas atau Udara Bertekanan Hindari penggunaan pengering rambut, udara bertekanan, atau menaruh ponsel dalam freezer atau mesin pengering. Ini dapat memperburuk kerusakan pada ponsel.
Menyalakan atau Mengisi Daya Terlalu Dini Jangan mencoba menyalakan atau mengisi daya ponsel sebelum benar-benar kering. Jika sangat mendesak, pengisian daya nirkabel bisa menjadi alternatif.
Lebih Baik Menggunakan Silika Gel atau Beras? Meskipun banyak orang percaya bahwa memasukkan ponsel basah ke dalam beras bisa menyerap kelembapan. Partikel beras bisa masuk ke dalam port pengisian atau komponen lain, yang justru dapat merusak perangkat. Sebagai alternatif, silika gel lebih efektif dan aman untuk mengeringkan ponsel. Letakkan ponsel di dalam wadah kedap udara bersama dengan kantong silika gel dan biarkan beberapa hari agar kelembapan terserap sepenuhnya.
Kapan Ponsel Bisa Digunakan? Disarankan untuk menunggu setidaknya 48 hingga 72 jam sebelum mencoba menyalakan perangkat. Jangan terburu-buru menyalakan ponsel saat masih lembap, karena air yang tertinggal bisa menyebabkan korsleting atau kerusakan permanen pada komponen elektronik. Jika setelah beberapa hari ponsel masih menunjukkan gangguan seperti layar berkedip, suara speaker teredam, atau tidak dapat diisi daya, segera bawa perangkat ke pusat layanan resmi untuk pemeriksaan lebih lanjut.(cnc)
(christie)
TAPANULI TENGAH Kerangka manusia tanpa identitas kembali ditemukan di kawasan bekas bencana banjir dan tanah longsor di Kelurahan Bonalu
PERISTIWA
JAKARTA Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Saleh Daulay, menilai keputusan Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep yang berencana ma
POLITIK
JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan pengunduran diri Perry Warjiyo dari jabatan Gubernur Bank
EKONOMI
MEDAN Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumatera Utara, Sulaiman Harahap, menegaskan bahwa seluruh masyarakat berhak
PEMERINTAHAN
JAKARTA Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menegaskan bahwa kualitas gizi menjadi tolok ukur utama dalam pelaksanaan Program Mak
NASIONAL
JAKARTA Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah menyatakan kliennya masih mempertanyakan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Polda Metro Jaya masih terus menyelidiki penyebab kematian Sutrimo, sosok yang dikenal sebagai orang dekat mantan Jaksa Agung Mu
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) tengah menyiapkan sistem digital yang memungkinkan orang tua memantau pelaksanaan Program Makan Bergiz
NASIONAL
JAKARTA Pejabat sementara (Pjs) Gubernur Bank Indonesia (BI), Destry Damayanti, memastikan bank sentral tetap berkomitmen menjaga stabil
EKONOMI
JAKARTA Pejabat sementara (Pjs) Gubernur Bank Indonesia (BI), Destry Damayanti, menghadap Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana K
PEMERINTAHAN