Dana Desa 2027 Naik Jadi Rp77 Triliun, Percepatan Koperasi Desa Merah Putih Jadi Fokus
JAKARTA Pemerintah mengalokasikan Dana Desa sebesar Rp77 triliun dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027. An
EKONOMI
Program pemberdayaan yang diresmikan Direktur RSJ Prof Dr Muhammad Ildrem, drg. Ismail Lubis, MM itu, berupa pemberian kesempatan kepada pasien yang telah pulih untuk berjualan di lingkungan rumah sakit.
Menurut drg. Ismail Lubis, program ini untuk membantu para penyintas gangguan jiwa, agar tetap memiliki aktivitas positif setelah pulih.
"Hari ini saya melaunching kegiatan keluarga disabilitas, penyandang disabilitas mental yang sudah fokus kembali ataupun sudah pulih. Karena keluarga tidak lagi menjemput, kami pun ingin memberikan semacam kegiatan yang bisa mendorong mereka untuk tetap menjaga kesehatan dan aktivitasnya," jelas drg Ismail Lubis, Senin (3/2/2025).
Kegiatan berjualan ini, lanjut drg Ismail, tidak hanya memberikan manfaat ekonomi bagi mereka. Tetapi juga menjadi bagian dari terapi sosial agar mereka bisa kembali bersosialisasi dengan masyarakat.
"Hari ini mereka kita berikan kegiatan berjualan di rumah sakit kita. Keuntungan dari hasil jualan, bisa untuk mereka sendiri. Tetap semangat. Ini yang pertama. Dan doakan juga yang terbaik bagi keluarga disabilitas mental kita di sini," tambahnya.
drg Ismail berharap program ini menjadi langkah awal bagi para pasien yang telah pulih untuk bangkit kembali dan mandiri dalam menjalani kehidupan. "Semoga mereka (keluarga disabilitas mental) juga bisa kembali bangkit dan berusaha untuk bisa bersama dengan kita di sini," tutupnya.
BERTERIMAKASIH
Para pasien yang mendapat kesempatan mengikuti program tersebut, menyampaikan terimakasih kepada Direktur RSJ Prof Dr Muhammad Ildrem, drg. Ismail Lubis yang meluncurkan program tersebut.
"Saya berterimakasih kepada Pak Direktur (drg. Ismail Lubis) karena sudah sangat sayang dan mendukung kami terus agar bisa pulih dan bertemu keluarga," kata salah seorang pasien yang mengikuti program tersebut.
Ia mengaku sudah setahun lebih di RSJ Prof Dr Muhammad Ildrem. Melalui program ini, "saya berharap bisa kembali fokus dan semakin sehat, serta bisa kembali ke keluarga," harapnya.
Para pengunjung yang sedang menunggu antrian untuk berobat di RSJ Prof Dr Muhammad Ildrem, juga sangat mengapresiasi program pemberdayaan tersebut.
"Saya rasa, ini program yang sangat baik. Karena ini menurut saya sangat membantu mereka yang sudah fokus kembali atau sudah sehat untuk semakin bisa fokus berinteraksi dengan masyarakat," ucap Rido, salah seorang pengunjung RSJ Prof Dr Muhammad Ildrem.*
JAKARTA Pemerintah mengalokasikan Dana Desa sebesar Rp77 triliun dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027. An
EKONOMI
MEDAN Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap mengapresiasi pelaksanaan Lomba Domino Medali Ade Jona Prasetyo di Jalan Mangaan I, Ke
PEMERINTAHAN
JAKARTA Kejaksaan Agung atau Kejagung membantah dalil mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah yang me
HUKUM DAN KRIMINAL
YOGYAKARTA Masyarakat yang tercatat dalam desil 9 atau 10 Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) belum tentu merasa memiliki k
EKONOMI
MEDAN Kepala Dusun (Kadus) IV Kesatuan Harapan Baru, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat, Sugimin, dituntut enam tahun penjara dalam
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Perum Bulog Cabang Medan mulai menyalurkan bantuan pangan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) tahap kedua untuk alokasi JuliSeptember
EKONOMI
MAUMERE Wakil Presiden Gibran Rakabuming meminta maaf kepada warga terdampak gempa bumi di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), j
NASIONAL
JAKARTA Hutan hujan tropis Indonesia dan Malaysia, termasuk kawasan hutan serta gambut di Kalimantan, pada dasarnya bukan ekosistem yang
PERISTIWA
JAKARTA Kejaksaan Agung atau Kejagung menilai dalil mengenai duplikasi penetapan tersangka yang diajukan mantan Jampidsus Febrie Adrians
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDA ACEH Tiga dosen Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha) memperoleh sertifikat Hak Cipta dari Kementerian Hukum melalui Kantor Wilay
NASIONAL