Viral! Siswa SMPN 1 Pantai Labu Buang MBG ke Jalan, Diduga Tak Layak Konsumsi
DELI SERDANG Aksi protes tak biasa dilakukan sejumlah siswa SMP Negeri 1 Pantai Labu setelah membuang puluhan paket program Makan Bergiz
PERISTIWA
BITVONLINE.COM -Peneliti dari University of Naples Federico II baru-baru ini mengungkapkan metode baru dalam memasak telur rebus yang tidak hanya menghasilkan kematangan telur yang sempurna, tetapi juga meningkatkan kandungan gizinya. Penelitian yang dipublikasikan dalam Communications Engineering ini bertujuan untuk menemukan cara memasak telur tanpa mengorbankan tekstur kuning dan putih telur yang berbeda, yang selama ini dimasak pada suhu yang berbeda.
Dalam penelitian ini, para peneliti memfokuskan pada suhu ideal untuk memasak kedua bagian telur. Putih telur dimasak pada suhu 185 derajat Fahrenheit (85 derajat Celcius), sementara kuning telur dimasak pada suhu yang lebih rendah, yaitu 149 derajat Fahrenheit (65 derajat Celcius). Salah satu penulis studi, Emilia Di Lorenzo, menjelaskan bahwa beberapa koki tingkat tinggi memang sudah memisahkan kuning dan putih telur untuk dimasak secara terpisah agar mendapatkan tekstur optimal. Namun, tim peneliti ini berfokus pada cara memasak telur utuh yang tetap mempertahankan rasa dan tekstur masing-masing bagian.
Untuk mencapai hal ini, para peneliti mengembangkan model komputer yang menunjukkan cara terbaik memasak telur secara bergantian. Telur direbus dalam air mendidih yang dijaga pada suhu 100 derajat Celcius selama beberapa menit, kemudian dipindahkan ke dalam mangkuk hangat dengan suhu 30 derajat Celcius. Proses ini dilakukan secara bergantian setiap 2 menit selama total durasi 32 menit. Meskipun terdengar rumit, hasil yang didapatkan sangat memuaskan: telur rebus yang sempurna dengan tekstur yang lebih baik dan kandungan gizi yang lebih tinggi.
Selain itu, analisis kimia menunjukkan bahwa kuning telur yang dimasak dengan metode ini mengandung lebih banyak polifenol, sebuah zat gizi mikro yang dapat melindungi tubuh dari kerusakan sel dan peradangan, serta berpotensi mengurangi risiko penyakit.
Meski metode ini terbukti efektif, ahli gizi Jessica Cording mengatakan bahwa meskipun memasak telur dengan cara biasa tetap mengandung banyak nutrisi, cara memasak yang lebih cermat dapat membantu mempertahankan lebih banyak polifenol dan nutrisi penting lainnya.
Metode memasak ini, meskipun lebih rumit, memberikan harapan baru untuk cara-cara lebih sehat dalam memasak telur yang bisa dinikmati banyak orang.
(dc/a)
DELI SERDANG Aksi protes tak biasa dilakukan sejumlah siswa SMP Negeri 1 Pantai Labu setelah membuang puluhan paket program Makan Bergiz
PERISTIWA
JAKARTA Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengusulkan adanya perbedaan perlakuan pajak antara kendaraan ber
EKONOMI
PASURUAN Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menilai program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan bagian dari intervensi pemerin
NASIONAL
JAKARTA Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, menolak wacana perubahan sistem pemilihan umum (Pemilu) menjadi pemilihan tid
POLITIK
JAKARTA Serikat Pekerja Kampus (SPK) menilai peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 menjadi momentum refleksi atas kondisi
PENDIDIKAN
MEDAN Kelompok Medan Teater menggelar Festival Musikalisasi Puisi bertajuk Kopi & Kepo di Taman Budaya Medan, Jalan Perintis Kemerdekaan
SENI DAN BUDAYA
JAKARTA Pemerintah tengah mengkalkulasi penyesuaian iuran BPJS Kesehatan tahun ini di tengah tekanan defisit program Jaminan Kesehatan N
KESEHATAN
JAKARTA Rencana pemerintah menurunkan potongan aplikasi transportasi daring menjadi 8 persen dari sebelumnya sekitar 20 persen dinilai t
EKONOMI
JAKARTA Pemerintah membuka rekrutmen besarbesaran untuk 30 ribu manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Posisi ini menjadi salah s
EKONOMI
JAKARTA Pemerintah mendorong pengembangan compressed natural gas (CNG) dalam kemasan tabung 3 kilogram sebagai alternatif pengganti liqu
EKONOMI