BREAKING NEWS
Kamis, 02 Juli 2026

Kolaborasi Indonesia-Malaysia Perangi Dengue dengan Vaksinasi dan Praktik Terbaik

BITVonline.com - Minggu, 22 Desember 2024 06:54 WIB
Kolaborasi Indonesia-Malaysia Perangi Dengue dengan Vaksinasi dan Praktik Terbaik
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

KALTIM -Pemerintah Kalimantan Timur bersama delegasi Pemerintah Negara Bagian Selangor, Malaysia, baru-baru ini mengadakan pertemuan untuk berbagi pengalaman dalam pengendalian dengue. Pertemuan ini berlangsung selama dua hari dan bertujuan untuk meningkatkan kerja sama antar-negara dalam pencegahan demam berdarah (DBD), dengan fokus pada inisiatif vaksinasi dan advokasi kesehatan.

Dalam upaya pengendalian dengue, Pemerintah Kalimantan Timur memperkenalkan pilot program vaksinasi dengue pertama di Indonesia. Vaksin ini terbukti efektif dalam mencegah infeksi dengue hingga 80,2 persen, menurut studi yang dimuat dalam The New England Journal of Medicine. Program vaksinasi ini kini telah dilaksanakan di Kota Balikpapan, dengan hampir 90 persen dari 9.800 anak usia sekolah dasar di kota tersebut telah menerima vaksin hingga Oktober 2024.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur, dr. H Jaya Mualimin, Sp.Kj, M.Kes, MARS, menjelaskan bahwa kunjungan delegasi Selangor ini menjadi kesempatan penting untuk berbagi strategi inovatif dalam pencegahan dengue. “Kami bangga dapat membagikan pengalaman kami kepada utusan dari Pemerintah Negara Bagian Selangor dan memperlihatkan strategi-strategi inovatif yang kami lakukan dalam pencegahan dengue,” ungkap dr. Jaya.

Pada kesempatan yang sama, Yang Berhormat Puan Jamaliah binti Jamaluddin, Selangor State Executive Councilor for Public Health and Environment, menekankan pentingnya kolaborasi ini. “Dengan hampir setengah dari kasus dengue di Malaysia dilaporkan terjadi di Selangor, hal ini telah memberikan tekanan yang cukup besar pada sistem perawatan kesehatan dan ekonomi kami,” katanya.

Setelah sukses di Balikpapan, program vaksinasi dengue diperluas ke Samarinda, dengan target 2.750 anak sekolah dasar di Kecamatan Samarinda Utara. Vaksinasi ini diharapkan dapat membantu menurunkan angka kasus dengue di Kalimantan Timur dan menjadi model bagi daerah lainnya di Indonesia.

Pemerintah Indonesia dan Malaysia sepakat untuk memperkuat strategi penanganan dengue di kedua negara. Kedua negara bertujuan mencapai nol kematian akibat dengue pada tahun 2030 dengan mengintegrasikan pencegahan inovatif ke dalam program nasional dan memperluas kerja sama regional.

Andreas Gutknecht, Presiden Direktur PT. Takeda Innovative Medicines, menyatakan komitmennya untuk membantu memerangi dengue. “Kami berkomitmen untuk membuat vaksin kami dapat diakses secara luas dan mendukung inisiatif di luar vaksin, khususnya dalam mengedukasi petugas kesehatan dan masyarakat tentang demam berdarah,” ujar Andreas.

Upaya bersama antara Indonesia, Malaysia, dan pihak swasta dalam memerangi dengue menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas negara, inovasi vaksin, serta edukasi kepada masyarakat. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan angka kasus dan kematian akibat dengue dapat ditekan secara signifikan, menuju Indonesia dan Malaysia yang bebas dari ancaman demam berdarah pada 2030.

(N/014)

0 komentar
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru