Bahas Narkoba Hingga Asusila Kapolres Aceh Timur Turun Langsung 'Ngopi Bareng' Warga Peudawa
ACEH TIMUR Kapolres Aceh Timur AKBP Aris Cai Dwi Susanto menggelar ngopi bareng bersama elemen masyarakat di Kecamatan Peudawa, Rabu (30/9/
NASIONAL
SUMUT -Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Sumatera Utara, M. Mahfullah Pratama Daulay, memastikan pencairan bonus bagi atlet Sumut yang meraih medali pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 Sumut-Aceh akan dilakukan paling lambat Februari 2025.
Mahfullah, yang akrab disapa Ipung, menyampaikan bahwa saat ini pencairan bonus tersebut masih dalam tahap pembahasan oleh Pemerintah Provinsi Sumut. Ia meminta para atlet dan pelatih untuk bersabar, karena Pemprov Sumut berkomitmen segera menyelesaikan prosedur yang dibutuhkan, termasuk penetapan besaran bonus.
“Kemungkinan akhir Januari 2025 sudah bisa direalisasikan atau paling lambat awal Februari 2025. Kami tentu ingin bonus ini cepat dicairkan, namun ada proses yang harus dilalui,” ujar Ipung, Senin (15/7/2024).
Terkait nominal bonus, Ipung belum bisa membeberkan rinciannya. Meski demikian, ia menyatakan bahwa Pemprov Sumut berupaya meningkatkan besaran bonus dibandingkan PON sebelumnya di Papua pada 2021. Saat itu, atlet peraih medali emas mendapat bonus Rp 250 juta, perak Rp 125 juta, dan perunggu Rp 75 juta.
“Besaran bonus kemungkinan ada peningkatan dari sebelumnya. Kami ingin memberikan apresiasi maksimal untuk atlet yang sudah berjuang membawa nama Sumut,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua KONI Sumut, John Ismadi Lubis, berharap pencairan bonus dapat direalisasikan sebelum berakhirnya masa jabatan Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara, Agus Fatoni. Menurutnya, bonus tersebut merupakan bentuk nyata perhatian Pemprov Sumut terhadap perjuangan para atlet.
“Ini bukan hanya soal nominalnya. Bonus adalah bukti kepedulian pemerintah terhadap para atlet yang sudah berjuang mati-matian untuk prestasi di PON. Kalau bisa, sebelum masa jabatan Pj Gubernur berakhir, bonus sudah dicairkan,” ujar John.
John juga menyebutkan bahwa pihaknya mendukung peningkatan nilai bonus hingga dua kali lipat, jika memungkinkan. “Kalau bisa mencapai Rp 500 juta untuk medali emas, tentu akan lebih baik. Kami berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kemajuan olahraga di Sumut,” tutupnya.
(N/014)
ACEH TIMUR Kapolres Aceh Timur AKBP Aris Cai Dwi Susanto menggelar ngopi bareng bersama elemen masyarakat di Kecamatan Peudawa, Rabu (30/9/
NASIONAL
MEDAN Rumah Sakit Adam Malik Medan memperkuat layanan jantung dengan menghadirkan teknologi Pulse Field Ablation (PFA) untuk menangani pas
KESEHATAN
BOGOR Temuan hunian dengan fasilitas mewah di Lapas Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mendapat sorotan media asing. Kasus t
NASIONAL
MEDAN Kualitas udara di Kota Medan pada Rabu (30/9/2026) tercatat masuk kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif. Berdasarkan data peman
KESEHATAN
JAKARTA Ombudsman RI mengungkap dugaan pungutan liar (pungli) di Rutan Kelas I Pondok Bambu, Jakarta Timur. Warga binaan disebut harus memb
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Kolonel TNI Cba Harfan Bahar didakwa memesan narkotika jenis sabu dan ekstasi dari mantan pacarnya, Januwati. Dalam dakwaan disebutka
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara (USU) Prof. Dr. OK Saidin mengusulkan pembentukan Komite Integritas Riset Nasi
PENDIDIKAN
JAKARTA Pengamat politik Rocky Gerung menyoroti perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Presiden dan Wakil Presiden 2024 yang memp
POLITIK
LUBUK PAKAM Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kabupaten Deli Serdang tercatat sebesar 7,69 persen berdasarkan data Badan Pusat Statisti
EKONOMI
JAKARTA Penghasilan manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) ditetapkan berkisar Rp6,3 juta hingga Rp8,3 juta per bulan. Pemerin
EKONOMI