BREAKING NEWS
Selasa, 10 Maret 2026

Budi Mulyawan Usulkan Banjir Kanal Timur Jadi Pusat Kuliner dan Wisata Air Jakarta

gusWedha - Senin, 01 Desember 2025 08:44 WIB
Budi Mulyawan Usulkan Banjir Kanal Timur Jadi Pusat Kuliner dan Wisata Air Jakarta
Budi Mulyawan, Pendiri Jaya Center Foundation dan Ketua Umum DPN KOMBATAN. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA Jakarta terus mengukuhkan diri sebagai kota global dengan dinamika ekonomi dan budaya yang semakin kompleks.

Namun, tekanan kompetisi, ketimpangan sosial, dan cepatnya arus budaya global menuntut pembangunan kota yang lebih inklusif dan berkeadilan.

Budi Mulyawan, Pendiri Jaya Center Foundation dan Ketua Umum DPN KOMBATAN, menekankan perlunya strategi pembangunan Jakarta yang berpihak pada masyarakat luas, bukan hanya segelintir elite.

Baca Juga:

Menurutnya, pengembangan kota harus memberikan ruang bagi UMKM, akses perumahan rakyat, fasilitas pendidikan, serta layanan kesehatan yang memadai.

Salah satu aset publik yang menurut Budi sangat potensial adalah Banjir Kanal Timur (BKT).

Kanal sepanjang 23,5 kilometer ini selama ini sebagian besar belum dimanfaatkan optimal.

Budi mengusulkan pengembangan BKT sebagai pusat kuliner terintegrasi, lengkap dengan restoran, kafe, dan kios UMKM makanan khas daerah.

Sistem tumpang sari di atas saluran air juga memungkinkan kanal berfungsi sebagai jalur wisata air dan ruang publik multifungsi.

"BKT bukan hanya kanal pengendali banjir, tapi juga bisa menjadi pusat interaksi sosial dan ekonomi baru. Bayangkan Clarke Quay di Singapura atau Sungai Cheonggyecheon di Seoul, BKT bisa jadi ikon baru Jakarta yang bermanfaat bagi warganya," ujar Budi.

Menurutnya, pengembangan BKT dapat dilakukan melalui kolaborasi pemerintah dan swasta, dengan Pemprov DKI tetap memegang kendali regulasi.

UMKM di sepanjang kanal akan menjadi bagian utama ekosistem kuliner, bukan sekadar pelengkap.

Proyek ini diharapkan dapat menyerap tenaga kerja, meningkatkan pendapatan daerah, sekaligus menyediakan ruang publik yang aman dan produktif bagi anak muda.

Budi menekankan bahwa pembangunan kota global harus berkeadilan dan inklusif, agar semua warga merasakan manfaat transformasi Jakarta.

Ia juga mendorong pemerintah membuka dialog untuk merealisasikan konsep ini secara komprehensif, sekaligus menjadikan BKT sebagai ikon global baru yang membanggakan warga Jakarta.

Momentum ini sejalan dengan kehadiran Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, sebagai pembicara utama di Asia Berlin Summit 2025 di Jerman.

Pramono menegaskan visi Jakarta masuk ke 50 kota global terdepan pada 2030 melalui strategi transformasi berbasis kolaborasi global.

Budi Mulyawan menegaskan, pengembangan BKT harus dijadikan prioritas sebagai warisan kota yang produktif, inklusif, dan ramah lingkungan.

"Ini bukan sekadar ide, tetapi bentuk kepedulian dan tanggung jawab sebagai warga Jakarta," tutupnya.*


(ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini, Senin 1 Desember 2025: Berpotensi Hujan Disertai Petir
Demi Wisata Berkelanjutan, Badung Gencarkan Gerakan Bersih Pantai dan Rehabilitasi Mangrove
Wabup Syafrizal Resmi Sandang Merga Sembiring
Bupati Baharuddin Pastikan Penanganan Bencana Banjir Berjalan Cepat, Tepat dan Terkoordinasi
Liburan Keluarga di Sumut? Ini 5 Kota dengan Aktivitas Seru dan Alam Memukau
Diskon Tol Nataru 2025: Ini 26 Ruas yang Siap Bikin Hemat Hingga 20 Persen!
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru