294 Santri Ponpes di Sidoarjo Diduga Keracunan MBG, Ada Korban Meninggal?
SIDOARJO Sebanyak ratusan santri dan santriwati Pondok Pesantren Manba&039ul Hikam, Desa Putat, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sido
PERISTIWA
Jakarta – Dalam beberapa tahun terakhir, prevalensi penyakit kronis pada anak-anak meningkat, terutama disebabkan oleh pola konsumsi jajanan di sekolah yang tinggi akan garam, gula, dan lemak. Fenomena ini menjadi perhatian serius dari para ahli kesehatan.
Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga, Prof. Dr. Ir. Annis Catur Adi, M.Si., menjelaskan bahwa risiko penyakit kronis pada anak usia sekolah bisa terjadi akibat pola makan yang tidak memenuhi asupan gizi seimbang. “Peningkatan kurva penderita penyakit degeneratif tidak terlepas dari gaya hidup masyarakat yang tidak sehat, termasuk pola makan yang salah,” katanya dalam Seminar Edukasi yang digelar oleh Ajinomoto.
Ia menekankan pentingnya pemahaman gizi, perilaku konsumsi yang baik, dan gaya hidup bersih sebagai langkah preventif terhadap penyakit tidak menular. “Penyakit tersebut bisa dicegah sejak dini jika kesadaran masyarakat terhadap pola makan sehat meningkat,” tambahnya. Prof. Annis memberikan beberapa langkah untuk memenuhi asupan gizi seimbang harian agar terhindar dari risiko penyakit metabolik seperti diabetes, kolesterol tinggi, hipertensi, dan serangan jantung di kemudian hari.
Ia menyarankan untuk membaca label informasi gizi produk, mengganti gula dengan rempah-rempah alami, serta membatasi penggunaan minuman bersoda. Untuk mengurangi asupan garam, Prof. Annis memperkenalkan konsep ‘Bijak Garam’, yaitu dengan mengurangi penggunaan garam dalam memasak dan menggantinya dengan sedikit MSG. “Menggunakan MSG dapat mengurangi asupan natrium tanpa mengorbankan cita rasa masakan,” katanya.
Dosen Fakultas Ekologi Manusia Institut Pertanian Bogor, Purnawati Hustina Rachman, S.Gz., M.Gizi, juga menekankan pentingnya penyediaan kantin sehat di sekolah. “Mutu pangan dan kebersihan di kantin sekolah harus dijaga,” ujarnya. Hustina menyarankan untuk mengkategorikan jenis makanan dan minuman dengan sistem warna, untuk memudahkan pemilihan makanan sehat.
(christie)
SIDOARJO Sebanyak ratusan santri dan santriwati Pondok Pesantren Manba&039ul Hikam, Desa Putat, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sido
PERISTIWA
BOGOR Presiden Prabowo Subianto menerima Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono serta Menteri Investasi dan Hilirisasi Ros
NASIONAL
JAKARTA Jumlah penduduk miskin di Indonesia terus menurun sejak awal Reformasi. Namun, penurunan tersebut belum membuat persoalan kemisk
EKONOMI
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto terus mendorong program swasembada pangan sebagai salah satu agenda utama pemerintah. Kebijakan ini di
EKONOMI
KARO Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution memastikan kebutuhan dasar warga terdampak erupsi Gunung Sinabung terpenuhi se
PEMERINTAHAN
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menginstruksikan percepatan evakuasi warga yang berada di wilayah zona bahaya
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengajak peserta event Jelajah Wisata Budaya (JWB) ke4 menikmati beragam kuliner khas Ko
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mendorong PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Medan mengubah pola pembiayaan bagi
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mendorong peningkatan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan jantung. Upaya tersebut dil
KESEHATAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mendorong PT Kawasan Industri Medan (KIM) Persero memperkuat daya tarik investasi dengan
PEMERINTAHAN