Skenario Konstitusi Jika Gugatan Gibran Dikabulkan MK: Ini Alur Penggantian dan Sosok Potensial
JAKARTA Peneliti ISEASYusof Ishak Institute Made Supriatma mengungkap sejumlah skenario politik apabila Mahkamah Konstitusi (MK) mengabul
POLITIK
MEDAN — Di kawasan Kesawan, Kota Medan, sebuah bangunan bercat putih bergaya Eropa klasik masih berdiri megah di persimpangan Jalan Jenderal Ahmad Yani.
Gedung tersebut dikenal dengan nama Gedung London Sumatera atau Gedung Lonsum, salah satu bangunan bersejarah yang menjadi saksi perkembangan ekonomi masa kolonial di Sumatera.
Gedung ini pertama kali selesai dibangun pada 1906.Baca Juga:
Berdasarkan kajian dalam jurnal Analisis Karya Arsitektur Gedung London Sumatera oleh Angga Wiguna dan Dara Wisdianti, bangunan tersebut bukan sekadar struktur tua, melainkan simbol kemakmuran ekonomi dan modernitas Pulau Sumatera pada awal abad ke-20.
Gedung Lonsum dirancang oleh David Harrison, tokoh yang terkait dengan perusahaan perkebunan Harrisons & Crosfield (H&C) yang berbasis di London, Inggris.
Pada masa itu, perusahaan tersebut bergerak di sektor perdagangan teh dan kopi sebelum berkembang ke industri karet dan kelapa sawit di Sumatera.
Bangunan ini bahkan pernah dijuluki Gedung Juliana sebagai bentuk penghormatan kepada Ratu Juliana dari Belanda yang lahir pada tahun yang sama dengan selesainya pembangunan gedung tersebut.
Salah satu hal yang membuat Gedung Lonsum istimewa adalah keberadaan lift yang dipasang pada 1910.
Lift tersebut disebut sebagai yang pertama di Kota Medan dan memiliki desain unik berupa struktur besi bergaya klasik yang masih berfungsi hingga kini, berkat perawatan rutin yang dilakukan secara berkala.
Dari sisi arsitektur, Gedung Lonsum memadukan gaya Eropa seperti Art Nouveau dan unsur Renaissance dengan sentuhan kolonial Belanda.
Ciri khasnya terlihat dari jendela-jendela besar, detail ornamen, serta pilar kokoh di bagian depan bangunan.
Berbeda dengan gaya Art Deco yang lebih geometris, Gedung Lonsum justru menonjolkan elemen dekoratif yang lebih natural dan detail, sehingga memberikan kesan elegan sekaligus klasik.
Setelah masa kolonial berakhir, gedung ini beralih fungsi menjadi kantor perusahaan perkebunan dan kini masih digunakan oleh PT PP London Sumatera Indonesia Tbk.
Lokasinya yang berada di kawasan strategis dekat Lapangan Merdeka menjadikannya salah satu ikon heritage Kota Medan.
Hingga kini, Gedung Lonsum masih menjadi daya tarik wisata sejarah dan fotografi.
Banyak pengunjung yang datang untuk menikmati nuansa "Paris van Sumatra" yang melekat pada kawasan Kesawan, sekaligus menyaksikan langsung jejak sejarah perdagangan global di masa lalu.*
(d/ad)
JAKARTA Peneliti ISEASYusof Ishak Institute Made Supriatma mengungkap sejumlah skenario politik apabila Mahkamah Konstitusi (MK) mengabul
POLITIK
JAKARTA Pengamat kebijakan publik Bonatua Silalahi menyoroti keberadaan sejumlah dokumen terkait ijazah Joko Widodo (Jokowi) yang disebut
POLITIK
MUARASABAK Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Muara Sabak terus meningkatkan pengawasan keselamatan dan keamanan
PEMERINTAHAN
JAKARTA Pemerintah telah menuntaskan kewajiban pembayaran obligasi Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) kepada Bank Indonesia (BI) sen
EKONOMI
JAKARTA Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus) Kejaksaan Agung memeriksa
HUKUM DAN KRIMINAL
JATINANGOR Sebanyak 50 mahasiswa Universitas Padjadjaran (UNPAD) terpilih menerima Program Beasiswa GENZI UPZ IKA UNPAD. Selain mendapatka
PENDIDIKAN
MEDAN Perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) membawa tantangan baru bagi pelaku seni, akademisi hingga fotografe
SENI DAN BUDAYA
BANDA ACEH Unit VI Ranmor Satreskrim Polresta Banda Aceh mengamankan seorang pria berinisial AN (30) yang diduga terlibat kasus penggelapa
HUKUM DAN KRIMINAL
SIMALUNGUN Polisi menangkap pelaku pencurian sepeda motor yang telah diburu hampir dua bulan. Pelaku bernama Yogi Wardani (32) ditangkap d
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Seorang warga Deli Serdang, Indrayani, mengadukan sejumlah penyidik Sat Reskrim Polrestabes Medan ke Bidang Profesi dan Pengamanan (
HUKUM DAN KRIMINAL