
Gedung DPRD Kota Kediri Terbakar, Beberapa Bangunan Ambruk
KEDIRI Sebagian gedung DPRD Kota Kediri, Jawa Timur, dilaporkan terbakar pada Sabtu (30/8/2025). Api yang cepat membesar mengakibatkan beb
Peristiwa
BITV SPORT -Tim Nasional Indonesia (Timnas) menghadapi tantangan serius dalam upaya mereka untuk lolos ke Piala Dunia 2026. Meskipun prestasi di lapangan menjadi faktor utama, terdapat juga faktor nonteknis yang bisa menjegal impian mereka, salah satunya adalah kehadiran Timnas Bahrain. Dalam konteks ini, pengaruh Presiden Konfederasi Sepakbola Asia (AFC), Salman bin Ibrahim Al Khalifa, yang berasal dari Bahrain, menjadi sorotan utama.
Bahrain, yang dikenal memiliki hubungan dekat dengan AFC, tampaknya telah memanfaatkan posisi ini untuk mendapatkan keuntungan. Beberapa waktu lalu, PSSI (Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia) mengajukan protes resmi kepada AFC terkait kepemimpinan wasit asal Oman, Ahmed Al Kaf, yang dinilai berpihak kepada Bahrain dalam laga kualifikasi Piala Dunia. Namun, protes tersebut ditolak oleh AFC, yang justru meminta PSSI untuk membawa masalah ini ke FIFA jika diperlukan.
“Protes kami tidak diterima. AFC menyarankan kami untuk melaporkan masalah ini ke FIFA,” ungkap Sumardji, manajer Timnas Indonesia, menanggapi penolakan tersebut. Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang keberpihakan AFC dalam kasus ini, terutama mengingat respons mereka terhadap komplain Bahrain yang meminta agar pertandingan tandang melawan Indonesia diselenggarakan di tempat netral.
Baca Juga:Keamanan dan Kondisi Pertandingan
Satu hal yang menarik adalah respon AFC terhadap kekhawatiran Bahrain mengenai keamanan pemainnya. Bahrain mengajukan keluhan yang menyatakan bahwa mereka merasa keselamatan pemain tidak terjamin jika harus bermain di Jakarta, merujuk pada tekanan dari netizen Indonesia di media sosial. Alih-alih menanggapi secara netral, AFC justru mempertimbangkan komplain Bahrain, menunjukkan adanya perbedaan perlakuan antara dua negara dalam hal ini.
“AFC menanggapi kekhawatiran ini dengan serius dan berkomitmen untuk memastikan keselamatan dan kesejahteraan semua pemain dan ofisial,” bunyi pernyataan resmi AFC. Hal ini menunjukkan bahwa AFC lebih siap mendengarkan keluhan dari Bahrain, sementara protes dari Timnas Indonesia dianggap tidak substansial.
Baca Juga:Realitas Kompetisi
Dalam konteks kompetisi internasional, segala hal yang berkaitan dengan keadilan dan integritas pertandingan harus dijaga. Tindakan AFC yang tampaknya lebih mendukung satu pihak dapat menciptakan persepsi negatif terhadap keadilan dalam kompetisi. Timnas Indonesia, yang belum pernah lolos ke Piala Dunia, berupaya keras untuk mengubah nasib, namun faktor-faktor nonteknis seperti ini dapat sangat mempengaruhi perjalanan mereka.
Kondisi ini memperlihatkan betapa pentingnya dukungan dari federasi sepak bola global untuk memastikan pertandingan berlangsung dalam kondisi yang adil. Dengan situasi yang ada, Timnas Indonesia harus beradaptasi dan menghadapi tantangan ini dengan sikap yang positif.
(N/014)
KEDIRI Sebagian gedung DPRD Kota Kediri, Jawa Timur, dilaporkan terbakar pada Sabtu (30/8/2025). Api yang cepat membesar mengakibatkan beb
PeristiwaDENPASAR Aksi unjuk rasa yang berlangsung di depan Mako Polda Bali, Jalan WR Supratman, Denpasar, Sabtu (30/8/2025), berakhir ricuh. Sekit
Hukum dan KriminalJAKARTA Rumah anggota DPR RI Ahmad Sahroni di Kelurahan Kebon Bawang, Tanjung Priok, digeruduk massa pada Sabtu sore (30/8/2025). Kerusuha
NasionalJAKARTA Kericuhan terjadi di depan gerbang utama DPR RI, Jakarta Pusat, Sabtu malam (30/8/2025), saat aparat kepolisian terpaksa memukul m
NasionalJAKARTA Sejumlah massa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) menggelar aksi unjuk rasa dengan memblokade jalan di depan NasD
NasionalBANDA ACEH Sebanyak 350 pelari dari berbagai daerah di Provinsi Aceh dan Sumatera Utara mengikuti ajang Lhoknga Trail Run 2025, yang digel
OlahragaBUKIT TINGGI Sejumlah pimpinan daerah Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, menemui ratusan massa gabungan yang menggelar aksi unjuk rasa di p
NasionalPEKALONGAN Demonstrasi yang berlangsung di Kantor Wali Kota dan DPRD Kota Pekalongan pada Sabtu sore berakhir ricuh. Massa yang awalnya me
PeristiwaJAKARTA Ketua DPR RI Puan Maharani mengunjungi rumah keluarga almarhum Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek online (ojol) yang meningga
NasionalBOGOR Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memanggil Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prab
Nasional