Kemesraan Prabowo-Jokowi-Gibran Jadi Sinyal Politik 2029, Pengamat: PDIP Bisa Bangun Poros Alternatif
JAKARTA Pengamat politik dari Citra Institute, Efriza, menilai PDI Perjuangan (PDIP) berpeluang membangun poros alternatif jika Prabowo
POLITIK
SUMUT –Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Agus Fatoni, memberikan klarifikasi mengenai kesiapan venue untuk perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI yang akan digelar di Aceh dan Sumut. Dalam pernyataannya di Santika Premiere Dyandra Hotel, Kota Medan, Fatoni menegaskan bahwa semua fasilitas olahraga sudah rampung dan siap digunakan, merespons keraguan masyarakat yang beredar di media.
Menurut Fatoni, seluruh sarana dan prasarana olahraga telah disiapkan jauh-jauh hari sebelum acara. Ia menjelaskan bahwa proses pembebasan lahan dan pembangunan venue telah dilakukan dengan seksama, sehingga tidak ada venue yang dalam tahap pembangunan. “Bagi kami, prasarana dan sarana sudah disiapkan dari jauh hari. Pembebasan lahan dan pembangunan stadion ini telah kita lakukan sejak awal,” ungkapnya.
Fatoni juga menjelaskan bahwa asumsi mengenai venue yang tidak siap sering kali berfokus pada Stadion Utama Sumatera Utara (SUSU), yang saat ini sedang dalam tahap penyelesaian. Namun, ia menekankan bahwa Stadion Utama tidak akan digunakan untuk pertandingan, melainkan hanya untuk upacara penutupan yang dijadwalkan pada tanggal 20 September 2024. “Banyak yang mengira Stadion Utama untuk pertandingan, padahal sebenarnya tidak. Itu hanya untuk penutupan,” tegasnya.
Pernyataan Fatoni ini penting untuk meredakan kekhawatiran dan spekulasi yang berkembang di masyarakat. Ia meyakinkan bahwa semua venue lain yang terdapat dalam kompleks Sport Center sudah dalam kondisi siap. Meskipun ada beberapa pekerja yang masih menyelesaikan akses antara venue, hal ini bukanlah indikasi bahwa venue tidak siap. “Letak venue yang ada di Kompleks Sport Center bisa membuat asumsi bahwa venue belum selesai, karena pekerja masih menyelesaikan akses ke venue lainnya,” kata Fatoni.
Sebagai bagian dari persiapan, ia menambahkan bahwa tidak ada pertandingan yang tertunda, yang menunjukkan kesiapan semua pihak dalam menghadapi PON XXI. Fatoni berharap, dengan semua persiapan yang telah dilakukan, acara tersebut akan berjalan lancar dan sukses, serta menjadi momentum yang baik bagi olahraga di Indonesia.
Dengan pernyataan tersebut, diharapkan dapat memberikan kejelasan kepada publik mengenai kesiapan Sumut sebagai tuan rumah dan menghilangkan keraguan tentang pelaksanaan PON XXI. Fatoni mengajak semua pihak untuk mendukung dan menyukseskan acara olahraga terbesar di Tanah Air ini.
PON XXI Aceh-Sumut menjadi ajang penting yang bukan hanya menampilkan kemampuan atlet, tetapi juga menunjukkan potensi Sumut dan Aceh sebagai daerah yang mampu menyelenggarakan event besar dengan baik.
(N/014)
JAKARTA Pengamat politik dari Citra Institute, Efriza, menilai PDI Perjuangan (PDIP) berpeluang membangun poros alternatif jika Prabowo
POLITIK
JAKARTA Pengaduan seorang aparatur sipil negara (ASN) yang selama enam bulan tak kunjung selesai akhirnya tuntas dalam waktu sekitar dua
NASIONAL
MOJOKERTO Kebakaran melanda bangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Dlanggu, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timu
PERISTIWA
MANGGARAI TIMUR Relawan kemanusiaan sekaligus Founder Yayasan Gerak Bareng, Ahmad Zaki Ali, meninggal dunia saat menjalankan misi kemanu
ENTERTAINMENT
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menilai praktik korupsi di sektor pendidikan bukan sekadar pelanggaran hukum. Lembaga antiras
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG menguat 1,93 persen sepanjang perdagangan sepekan. IHSG ditutup pada level 6.525,690, naik
EKONOMI
BANDA ACEH Keputusan Presiden mengevaluasi kepemimpinan birokrasi di Aceh mendapat apresiasi dari pengamat kebijakan publik. Langkah ter
PEMERINTAHAN
JAKARTA Anggota Komisi IV DPR RI Daniel Johan mendesak pemerintah segera menetapkan kebakaran hutan dan lahan atau karhutla di Kalimanta
NASIONAL
NIAS BARAT Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) menyiapkan anggaran Rp 5,3 miliar untuk merehabilitasi Puskesmas Mandrehe
PEMERINTAHAN
JAKARTA Ketua Satuan Tugas (Satgas) Perumahan Hashim Djojohadikusumo mengkhawatirkan adanya praktik pembelian rumah susun (rusun) untuk
EKONOMI