KPK Turun ke Asahan, Desa Ledong Barat Jalani Penilaian Desa Percontohan Antikorupsi 2026
ASAHAN Wakil Bupati Asahan Rianto mendampingi Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia melakukan penilaian terhadap Des
PEMERINTAHAN
JAKARTA –Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi kini terjun langsung untuk menyelidiki siapa pemilik akun Kaskus dengan nama pengguna ‘Fufufafa’ yang tengah menjadi sorotan publik. Akun yang sering menyerang Prabowo dan keluarganya sejak sebelum Pilpres 2014 hingga 2019 ini tiba-tiba kembali ramai diperbincangkan setelah muncul dugaan bahwa akun tersebut mungkin terkait dengan Wakil Presiden RI terpilih, Gibran Rakabuming Raka.
Dalam konferensi pers di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Selasa (10/9), Budi Arie Setiadi menjelaskan bahwa pihaknya sudah mulai menyelidiki akun tersebut. Ketika ditanya mengenai keterkaitan akun Fufufafa dengan Gibran Rakabuming Raka, Budi Arie secara tegas menyatakan bahwa akun tersebut bukanlah milik Gibran.
“Udah, udah, udah. Oh, maksudnya udah kita pelajarin,” ujar Budi Arie Setiadi, mengindikasikan bahwa kementeriannya sedang dalam proses pemeriksaan. Ia kemudian menegaskan, “Bukan lah bukan. Bukan (milik Gibran Rakabuming Raka),” meredam spekulasi yang berkembang di kalangan masyarakat dan media.
Namun, Budi Arie juga mengakui bahwa Kominfo belum berhasil mengidentifikasi sosok asli di balik akun tersebut. “Kita enggak tahu (siapa pemiliknya) tunggu lagi. Tunggu aja entar ada waktunya untuk kita,” ungkapnya. Ia meminta publik untuk bersabar karena penyelidikan ini memerlukan waktu lebih lama untuk memastikan kebenarannya.
Sebelumnya, Gibran Rakabuming Raka sudah memberikan klarifikasi mengenai tudingan kepemilikan akun Fufufafa. Menurut Gibran, ia tidak memiliki hubungan dengan akun tersebut dan menyarankan agar pihak-pihak yang meragukan untuk langsung bertanya kepada pemilik akun. “Ya, tanya yang punya akun,” katanya singkat saat blusukan di Kelurahan Sondakan, Kecamatan Laweyan, Solo, pada hari yang sama.
Keberadaan akun Fufufafa telah menjadi trending topic di media sosial (medsos), dengan jejak digitalnya yang terus didokumentasikan oleh netizen. Akun ini dikenal dengan konten-konten yang kontroversial, terutama terkait kritik terhadap tokoh-tokoh politik tertentu. Penggunaan akun anonim seperti ini sering kali menimbulkan pertanyaan mengenai tujuan dan agenda di baliknya.
Penyelidikan yang dilakukan oleh Kominfo diharapkan dapat membawa kejelasan mengenai identitas dan tujuan dari akun Fufufafa. Hal ini penting untuk memastikan tidak adanya penyebaran informasi yang dapat merusak reputasi individu atau institusi tanpa dasar yang jelas.
Dalam konteks ini, Budi Arie Setiadi menegaskan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan media sosial, terutama ketika menyangkut isu-isu sensitif yang dapat mempengaruhi opini publik dan stabilitas sosial.
Masyarakat kini menantikan hasil dari penyelidikan ini dengan harapan bahwa semua spekulasi dapat diredam dan kebenaran dapat terungkap. Akun-akun anonim di media sosial yang sering kali menjadi sumber dari berbagai spekulasi dan hoaks harus mendapatkan perhatian serius agar ruang digital tetap bersih dari praktik-praktik yang tidak etis dan merugikan pihak-pihak tertentu.
(n/014)
ASAHAN Wakil Bupati Asahan Rianto mendampingi Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia melakukan penilaian terhadap Des
PEMERINTAHAN
TANJUNGBALAI Pemerintah Kota Tanjungbalai melalui Dinas Komunikasi dan Informatika menggelar sosialisasi Peraturan Menteri Dalam Negeri
PEMERINTAHAN
TANJUNGBALAI Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim bersama Wakil Wali Kota Muhammad Fadly Abdina melepas enam putraputri asal Kota T
PEMERINTAHAN
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto melantik sejumlah pejabat baru di lingkungan pemerintahan dan Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Ja
NASIONAL
SIMALUNGUN Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya mengajak masyarakat memperkuat persatuan dan kesatuan serta menerapkan nilainilai Pancas
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memulai pembangunan 1.000 titik Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) di Kota Medan. Pembang
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memberikan apresiasi kepada Kepala Lingkungan (Kepling) Lingkungan 3, Kelurahan Harjosari
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengajak masyarakat tidak menjadikan Hari Kesaktian Pancasila hanya sebagai kegiatan sere
PEMERINTAHAN
SLAWI Forum Masyarakat Peduli Pembangunan (FMPP) Kabupaten Tegal meminta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermasdes) Kabupaten Te
PEMERINTAHAN
BANDA ACEH Pengadilan Tinggi Banda Aceh telah memutus 679 perkara dari total 763 perkara upaya hukum banding yang diterima hingga 30 Septem
HUKUM DAN KRIMINAL