Rakyat Jangan Cuma Jadi Objek Pasar, NU Desak Koperasi Merah Putih Direformasi Total
JOMBANG Muktamar ke35 Nahdlatul Ulama (NU) meminta pemerintah mengevaluasi keberadaan Koperasi Merah Putih agar benarbenar menjadi kekua
NASIONAL
JAKARTA -Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, menghadiri acara pengambilan sumpah jabatan kader PDIP yang diperpanjang hingga tahun 2025 di Sekolah Partai PDIP pada Jumat (5/7/2024). Dalam acara yang dihadiri oleh para kader partai, Megawati tidak hanya menyapa mereka, tetapi juga mengajak untuk mengucapkan salam Pancasila sebagai bagian dari semangat kebangsaan.
Megawati tampak bersemangat dalam menyampaikan pesannya kepada para kadernya, yang juga didampingi oleh putranya, Ketua DPP PDIP, M Prananda Prabowo, serta tokoh seperti mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahja Purnama, yang akrab disapa Ahok.
“Saya perhatikan kalau ada acara di PDI Perjuangan selalu kok meriah ya medianya,” ujar Megawati dengan canda di depan awak media yang hadir. “Itu artinya apa? Kita itu tetap menjadi magnet berita,” tambahnya dengan senyum mengembang.
Megawati menggarisbawahi bahwa kehadiran PDIP dalam pemberitaan media selalu menarik perhatian publik. Dalam acara-acara partai, kehangatan dan semangat yang ditunjukkan oleh kader-kader PDIP menjadi daya tarik tersendiri.
Namun, Megawati juga menyinggung tentang pertanyaan dari awak media terkait berita yang sedang hangat hari ini. “Orang tadi saja saya masuk sudah ada yang nanya, ‘Ibu, apa yang berita ini yang kelihatannya nge-top?’. Mosok mau buka rahasia ya,” ucapnya sambil tersenyum.
Kehadiran Megawati dalam acara ini juga menunjukkan konsistensi dan kepemimpinannya dalam mengarahkan partainya menuju tujuan yang lebih baik. Di tengah dinamika politik yang tidak pernah surut, PDIP tetap berada di pusat perhatian sebagai salah satu kekuatan politik utama di Indonesia.
Signifikansi Interaksi dengan Media
Pernyataan Megawati mengenai media yang selalu meriah saat meliput acara PDIP tidak hanya mencerminkan kepopuleran partai, tetapi juga relevansinya dalam berbagai isu politik dan sosial di Indonesia. Kehadiran media massa menjadi salah satu indikator penting dalam memperkuat citra dan pengaruh PDIP di ranah politik nasional.
Komitmen Terhadap Pancasila
Dalam mengajak para kader untuk mengucapkan salam Pancasila, Megawati menegaskan komitmen partainya terhadap nilai-nilai dasar bangsa Indonesia. Hal ini mencerminkan upaya PDIP untuk tetap menjadi garda terdepan dalam mempertahankan keutuhan negara dan kesatuan bangsa.
Kesimpulan
Kunjungan Megawati Soekarnoputri ke acara pengambilan sumpah jabatan kader PDIP tidak hanya sebagai momentum seremonial, tetapi juga sebagai wujud nyata dari kekompakan dan kebersamaan dalam partai. Kehadirannya yang hangat dan ramah terhadap media juga menunjukkan transparansi dan keterbukaan PDIP dalam berinteraksi dengan masyarakat dan pihak media.
(N/014)
JOMBANG Muktamar ke35 Nahdlatul Ulama (NU) meminta pemerintah mengevaluasi keberadaan Koperasi Merah Putih agar benarbenar menjadi kekua
NASIONAL
MEDAN Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan menggerebek sebuah rumah yang diduga menjadi sarang peredaran narkoba di Jalan PWI, Gang Gi
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) cenderung bergerak stagnan sepanjang sepekan terakhir. Pada penutupan perda
EKONOMI
JEDDAH Indonesia mendesak Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) mengambil langkah nyata untuk merespons berbagai tindakan Israel di wilayah Pa
INTERNASIONAL
JAKARTA Harga emas Antam hari ini, Minggu (30/8/2026), masih bertahan di level Rp2.670.000 per gram. Harga tersebut tidak berubah dibandin
EKONOMI
ACEH TIMUR Kapolres Aceh Timur AKBP Irwan Kurniadi mengimbau masyarakat tidak membuka atau mengelola lahan dengan cara membakar. Langkah t
NASIONAL
BENER MERIAH Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Hutan Lindung Kaki Gunung Burni Telong, Kampung Wih Pesam, Kecamatan Wih Pesa
NASIONAL
KATHMANDU Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memastikan sekitar 45 warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Nepal dalam kondisi aman. H
INTERNASIONAL
JAKARTA Pengamat politik Hendri Satrio menilai gelaran Merdeka Run 2026 yang diikuti lebih dari 12.000 peserta merupakan bentuk komunikasi
NASIONAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) menyita aset senilai sekitar Rp338,3 miliar dalam kasus dugaan korupsi izin usaha pertambangan (IUP) PT
NASIONAL