Kasus Tata Kelola MBG Memanas, Pengamat Minta Penegakan Hukum Tanpa Tebang Pilih
MEDAN Pengamat Kebijakan Publik dan Anggaran, Ratama Saragih, mendesak Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk menindaklanjuti aduan yang disam
NASIONAL
MEDAN -Dalam dunia politik Medan, terdapat kecenderungan baru yang menarik perhatian, khususnya terkait peluang Nezar Djoeli, Ketua DPW PSI Sumut, untuk berpartisipasi dalam Pemilihan Walikota (Pilwalkot) Medan 2024. Langkah ini memberikan warna baru dalam peta politik lokal, mengingat sebelumnya telah muncul figur seperti Paman Bobby Nasution dan Benny Sinomba Siregar yang juga mencuat sebagai potensi kandidat.
Dalam sebuah pernyataan pada Senin (20/5), Nezar Djoeli menyatakan bahwa PSI memiliki potensi untuk memenangkan hingga 4 kursi di DPRD Kota Medan, sebuah peluang yang tidak boleh disia-siakan. Namun, PSI masih perlu berkoalisi dengan partai lain karena belum memenuhi syarat untuk mengusung calon sendiri. Dengan total 50 kursi di DPRD Kota Medan, setidaknya dibutuhkan 10 kursi untuk mengusung calon wali kota dan wakilnya.
“Medan hari ini kekurangan tokoh yang memiliki peluang, tokoh lama sudah tidak ada lagi. Dan berharap tokoh baru muncul sebagai Wali Kota Medan fresh, fresh from the oven,” ujar Nezar Djoeli, menggambarkan suasana politik yang terbuka bagi kemunculan tokoh baru.
Nezar, yang juga mengaku akan menyukseskan program dari Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming, mengungkapkan bahwa dirinya sudah mendaftar di beberapa partai, termasuk Golkar, Demokrat, dan PAN, dan berencana untuk mendaftar lagi via Gerindra.
“Saya seperti kuda hitam, tidak diunggulkan tapi bisa dicalonkan,” ungkapnya, menunjukkan tekad dan keyakinan dalam langkah politiknya.
Sementara itu, sebelumnya telah mencuat nama Benny Sinomba Siregar, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan, sebagai salah satu potensi kandidat melalui PDIP. Namun, Benny membantah kabar tersebut, menegaskan bahwa tidak pernah mengambil formulir pendaftaran.
Kedua figur ini, Nezar Djoeli dan Benny Sinomba Siregar, membawa nuansa baru dalam dinamika politik Medan menjelang Pilwalkot 2024. Dengan berbagai langkah strategis dan keputusan politik yang diambil, akan menarik untuk melihat bagaimana pergerakan politik mereka akan berdampak pada arah politik dan pemerintahan kota Medan ke depan.
(N/014)
MEDAN Pengamat Kebijakan Publik dan Anggaran, Ratama Saragih, mendesak Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk menindaklanjuti aduan yang disam
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menegaskan sejumlah program prioritas pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), peningkatan layan
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto memanggil Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi ke Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Kamis (11/6/2026)
NASIONAL
JAKARTA Wacana gerakan Reformasi Jilid II kian ramai dibicarakan di ruang publik dan media sosial. Di tengah menguatnya isu tersebut,
NASIONAL
JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengungkap adanya pembengkakan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (
EKONOMI
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap terkait operasi tangkap tang
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp1,5 triliun untuk tahu
EKONOMI
JAKARTA Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp6,27 triliun untuk tahun anggaran 2027. Dana itu dir
PEMERINTAHAN
JAKARTA Konsep anggaran pertahanan di Indonesia dinilai perlu berubah dari sekadar biaya keamanan menjadi motor penggerak ekonomi nasion
EKONOMI
JAKARTA Mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) mengingatkan pemerintah dan masyarakat agar mewaspadai potensi krisis ekonomi yang bis
EKONOMI