Survei Median: 48,9 Persen Publik Nilai Kebebasan Berpendapat di Indonesia Masih Bebas
JAKARTA Hasil survei Media Survei Nasional (Median) menunjukkan 48,9 persen masyarakat menilai kondisi kebebasan berpendapat di Indonesi
NASIONAL
JAKARTA – Pertemuan antara Ketum Partai NasDem, Surya Paloh, dan Presiden Terpilih Prabowo Subianto pada akhir pekan lalu menjadi sorotan publik, terutama karena potensi bergabungnya NasDem ke dalam koalisi pemerintahan yang akan dibentuk. Namun, meski kedua tokoh tersebut telah bertemu, masih terdapat kebimbangan di kalangan internal NasDem.
Ketua DPW Partai NasDem Jawa Barat, Saan Mustopa, mengungkapkan bahwa saat ini peluang NasDem untuk bergabung dengan koalisi Prabowo masih sekitar 50-50. “Kita melihat peluangnya masih 50-50. Jadi kita masih tetap ada di luar atau di dalam, itu masih menjadi pertimbangan-pertimbangan yang terus menjadi konsentrasi di internal NasDem,” ujar Saan di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta Pusat.
Meskipun pertemuan antara Surya Paloh dan Prabowo terjadi, NasDem belum membuat keputusan final terkait bergabung dengan pemerintahan atau tetap menjadi oposisi. Saan juga menyatakan bahwa hingga saat ini belum ada informasi mengenai penawaran kursi kabinet untuk NasDem dari pihak Prabowo.
“Jadi sekali lagi kita belum pernah memutuskan belum ada keputusan apakah misalnya gabung atau tidak. Bahkan kita juga belum tahu misalnya, belum dengar juga ketika misalnya Pak Prabowo dengan KIM-nya itu menyiapkan pos-pos menteri untuk NasDem, kita belum,” ungkap Saan.
Menurut Saan, dalam pertemuan antara Prabowo dan Paloh, tidak ada pembahasan terkait penawaran kursi menteri. Ia menjelaskan bahwa pertemuan kedua tokoh tersebut lebih bersifat silaturahmi antarsahabat yang telah terjalin selama hampir 40 tahun.
“Terkait dengan soal persahabatan yang sudah hampir 40 tahun antara Pak Surya dan Pak Prabowo. Nah itu cuma dua hal itu yang terkait dengan pertemuan hari Jumat. Nah untuk tindak lanjut dari pertemuan hari Jumat itu, sejauh ini masih belum,” ucapnya.
“Dalam pembahasan kemarin tidak ada pembicaraan ke arah sana,” tambahnya.
Dengan masih adanya ketidakpastian ini, publik dan pihak-pihak terkait akan terus memperhatikan perkembangan selanjutnya terkait posisi NasDem dalam politik nasional.
(AS)
JAKARTA Hasil survei Media Survei Nasional (Median) menunjukkan 48,9 persen masyarakat menilai kondisi kebebasan berpendapat di Indonesi
NASIONAL
JAKARTA Duta Besar Republik Yaman untuk Indonesia Salem Ahmed Abdulrahman Balfakeeh meminta pemerintah Indonesia membuka kantor Konsulat
NASIONAL
JAKARTA Pemerintah masih mengkaji rencana pembatasan pembelian bahan bakar minyak atau BBM jenis Pertalite berdasarkan kelompok kesejaht
EKONOMI
JAKARTA Hasil survei Poltracking Indonesia menunjukkan 51,2 persen publik menilai kinerja komunikasi pemerintah berjalan baik. Angka ter
NASIONAL
MEDAN Tim penyidik Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Medan masih menyelidiki kematian Winda Lorenza Gowasa (35), eks istri polisi yang
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyoroti sikap sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) yang dinilai kurang k
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Kota Medan meminta hasil reses anggota DPRD Kota Medan tidak berhenti sebagai dokumen, tetapi segera diterjemahkan menj
PEMERINTAHAN
OlehEben E. Siadari TIBANYA Pangeran Harry dan keluarga di Bandara Birmingham, Inggris, 26 Agustus 2026 lalu, tidak menjadi berita utama di
OPINI
MEDAN Pengadilan Negeri Medan menjatuhkan vonis sembilan tahun penjara kepada Muhammad Rafi dalam perkara produksi vape yang mengandung
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pelibatan organisasi masyarakat atau ormas untuk membubarkan massa yang rusuh dinilai berisiko memicu konflik horizontal. Pakar
HUKUM DAN KRIMINAL