BREAKING NEWS
Jumat, 27 Februari 2026

Istana Bantah Hasto soal Pemeriksaan Ketat di Istana Bagi Menteri

BITVonline.com - Rabu, 31 Januari 2024 03:47 WIB
Istana Bantah Hasto soal Pemeriksaan Ketat di Istana Bagi Menteri
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Sekjen Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto, mengungkapkan curhatan dari Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini terkait dengan suasana di dalam kabinet. Risma menyampaikan kepada Hasto bahwa ada ketidaknyamanan yang dirasakan di dalam kabinet, seperti adanya pemeriksaan ketat sebelum menghadiri rapat atau sidang kabinet.

Menyikapi hal tersebut, Koordinator Staf Khusus Presiden, Ari Dwipayana, membantah adanya pemeriksaan yang ketat terhadap para menteri sebelum mengikuti rapat atau sidang kabinet. Ari menegaskan bahwa prosedur keamanan di sekitar Istana dilakukan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP).

Ari menegaskan bahwa narasi tentang adanya pemeriksaan yang ketat kepada para menteri yang menyebabkan ketidaknyamanan serta ketidak-kompakan di antara mereka tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya. Ia menyatakan bahwa suasana di dalam rapat kabinet tetap santai dan penuh dengan saling sapa, ngobrol, dan bercanda antara para menteri.

Lebih lanjut, Ari mengungkapkan bahwa proses pengambilan keputusan di dalam kabinet selalu melibatkan para menteri, di mana setiap menteri diberikan kesempatan yang sama untuk menyampaikan pendapat dan gagasan mereka.

Ari menekankan bahwa koordinasi dan kekompakan antar menteri tetap terjaga melalui rapat-rapat koordinasi tingkat menteri yang dipimpin oleh para Menteri Koordinator. Ini menunjukkan bahwa konsolidasi di dalam pemerintahan terus berjalan dengan baik, kompak, dan solid sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo.

Dalam konteks ini, Ari berharap agar suasana kerja yang sudah baik di dalam kabinet tidak diganggu oleh narasi politik yang bertujuan untuk kepentingan sesaat. Ia menegaskan bahwa hal tersebut tidak lebih dari upaya untuk merendahkan tingkat kepercayaan dan kepuasan masyarakat terhadap pemerintahan Presiden Jokowi.

 

(FZ)

0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru