Dalam Rapat Kerja dengan Komisi VII DPR RI, Yuliot Tanjung menjelaskan beberapa proyek yang tetap dilaksanakan pada tahun anggaran 2025. Salah satunya adalah pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) dengan skema multiyears contract sebanyak empat unit dengan total anggaran Rp 25,2 miliar.
Selain itu, pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) juga akan berlanjut dengan skema kontrak multiyears sebanyak sembilan unit senilai Rp 2 miliar. Kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) PLTMH juga akan tetap dilakukan dengan alokasi anggaran Rp 2,08 miliar.
Fokus Anggaran pada Proyek Infrastruktur Gas
Pemangkasan anggaran ini sebagian diarahkan pada proyek infrastruktur energi, seperti proyek pipa gas transmisi Cirebon-Semarang (Cisem) tahap 2 dan proyek Dumai-Sei Mangkei (Dusem). Pendanaan untuk kedua proyek tersebut diajukan melalui skema Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sektor mineral dan batu bara (minerba) dengan total Rp 4,24 triliun.