Selain itu, Jokowi menambahkan bahwa pemerintahan Prabowo Subianto akan mendapat dukungan penuh dari mayoritas fraksi di parlemen. Jokowi juga meminta wartawan untuk membandingkan approval rating Prabowo dengan pemimpin negara lain.
"Coba cek, perdana menteri atau presiden di negara manapun, coba dicek approval ratingnya berapa? Yang banyak sekarang ini karena ekonomi sulit, yang banyak 40, 30, seperti itu, coba dilihat," pungkasnya.
Pernyataan Jokowi ini mengundang perhatian, terutama setelah ia mengatakan bahwa dalam acara HUT ke-17 Gerindra, dirinya yang kerap menjadi sasaran kritik, sementara Prabowo yang dianggap sangat kuat hingga tidak ada pihak yang berani mengkritiknya. "Saking kuatnya, sampai detik ini saya tidak melihat ada yang berani mengkritik. Yang jadi sasaran, yang jadi sasaran adalah Jokowi. Karena saking kuatnya Bapak Presiden Prabowo Subianto. Dikit-dikit yang salah Jokowi. Dikit-dikit yang salah Jokowi," tambahnya.