BREAKING NEWS
Rabu, 01 Juli 2026

Rano Karno: Pramono Anung Bisa Ikut Retret Gelombang Dua, Surat Hanya Tunda Bukan Larang?

Redaksi - Sabtu, 22 Februari 2025 13:37 WIB
Rano Karno: Pramono Anung Bisa Ikut Retret Gelombang Dua, Surat Hanya Tunda Bukan Larang?
Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno alias Bang Doel usai meninjau pengerukkan Kali Krukut, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (21/2/2025)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA -Rano Karno, Pelaksana Tugas (Plh) Gubernur Jakarta, mengungkapkan bahwa Gubernur Jakarta, Pramono Anung, berpeluang untuk mengikuti retret kepala daerah gelombang dua. Hal ini menyusul adanya surat instruksi dari Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, yang mengatur penundaan, bukan pelarangan, terkait keikutsertaan kepala daerah dalam retret yang berlangsung di Magelang, Jawa Tengah.

"Surat ini hanya menunda, bukan melarang. Jadi, bisa saja Pak Pram mengikuti gelombang dua, karena kemarin teman-teman sudah ada di Jogja, sudah di Magelang," jelas Rano Karno kepada wartawan di Kawasan Pulo Gadung, Jakarta Timur, Sabtu (22/2/2025).

Rano juga menegaskan bahwa dirinya akan menghadiri acara penutupan retret kepala daerah yang diadakan di Magelang, karena ia diundang oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pada tanggal 27 Februari. "Saya diundang untuk hadir di penutupan retret," kata Rano.

Namun, saat ditanya lebih lanjut mengenai apakah Pramono Anung akan hadir di retret, Rano mengatakan bahwa hal tersebut sepenuhnya merupakan keputusan DPP PDIP. Dirinya hanya bertugas menjalankan perintah Gubernur Pramono untuk mengawal pembangunan Jakarta. "Kalau Pak Pram, tanyakan saja ke DPP. Tugas saya ini mengawal pembangunan Jakarta selama seminggu ke depan," ungkap Rano.

Retret Gelombang Dua

Seperti diketahui, puluhan kepala daerah tidak mengikuti retret di Akademi Militer (Akmil) Magelang. Bima Arya, salah satu pejabat di Kemendagri, menyatakan bahwa retret kepala daerah gelombang kedua akan dilaksanakan setelah sidang sengketa hasil pilkada di Mahkamah Konstitusi (MK). Sebanyak 47 kepala daerah yang absen belum memberikan alasan, sementara 6 kepala daerah lainnya absen dengan alasan sakit dan keperluan keluarga.

"Panitia akan menghubungi yang belum hadir untuk meminta kejelasan apakah akan datang terlambat atau harus digantikan oleh wakil," ujar Bima.

Retret kepala daerah yang diselenggarakan di Akmil Magelang memang menjadi momen penting bagi para pemimpin daerah. Namun, masih ada beberapa kepala daerah yang belum hadir, dengan beberapa alasan terkait pilkada yang belum selesai. Penundaan bagi beberapa kepala daerah termasuk Pramono Anung diharapkan bisa segera diselesaikan dalam gelombang kedua retret.

(dc/n14)

Editor
: Redaksi
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru