Bupati Asahan Lepas Pawai Kebangsaan dan Bagikan Ribuan Bendera Merah Putih
ASAHAN Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin memimpin Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih sebagai bentuk penguatan semangat nasionalisme
PEMERINTAHAN
TAPANULI UTARA – Proyek pembangunan jaringan perpipaan Sistem Penyediaan Air Minum/SPAM di Desa Tapian Nauli 2, Kecamatan Sipahutar, Kabupaten Tapanuli Utara, menuai sorotan tajam dari masyarakat.
Proyek yang dikelola satker Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Tapanuli Utara dengan pagu anggaran Rp1.595.000.000 dan Harga Perkiraan Sendiri/HPS sebesar Rp1.595.000.000 ini dimenangkan oleh CV BONA dengan harga negosiasi Rp1.571.000.000.

Namun, realisasi proyek tahun anggaran 2024 ini diduga kuat tidak sesuai dengan spesifikasi teknis. Masyarakat menduga ada indikasi kerja sama antara Pejabat Pembuat Komitmen/PPK dan penyedia jasa, sehingga kualitas pekerjaan terkesan asal-asalan.
Pekerjaan Diduga Tak Sesuai Standar
Sesuai dengan informasi dari masyarakat yang namanya tidak mau di tulis dan Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, masyarakat menemukan berbagai indikasi penyimpangan dalam proyek ini. Salah satu yang menjadi sorotan utama adalah pembuatan dua bak reservoir yang diduga tidak memenuhi standar teknis. Plesteran pada bak tersebut tampak dikerjakan dengan kualitas rendah, sehingga air merembes keluar. Kondisi ini memunculkan kekhawatiran bahwa dalam waktu dekat, bak tersebut bisa mengalami kebocoran lebih parah atau bahkan jebol.
Selain itu, pekerjaan pemasangan jaringan pipa juga dipertanyakan kualitasnya. Masyarakat menilai pengerjaan proyek ini dilakukan tanpa pengawasan ketat, sehingga hasilnya jauh dari yang diharapkan. Dugaan bahwa proyek ini hanya dikerjakan untuk mengejar keuntungan tanpa memperhatikan kualitas semakin kuat.
Masyarakat Desak Aparat Hukum Bertindak
Melihat kondisi ini, masyarakat meminta Aparat Penegak Hukum/APH Kejari Tapanuli Utara untuk segera turun tangan dan melakukan pemeriksaan terhadap berbagai pihak yang terlibat, termasuk Kuasa Pengguna Anggaran/PA, PPK, konsultan pengawas, serta penyedia jasa.
Masyarakat berharap ada transparansi dan pertanggungjawaban dari pihak terkait agar tidak terjadi pemborosan anggaran negara.
Awak media juga sangat menyayangkan sikap Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, serta PPK proyek, yang hingga berita ini ditulis belum memberikan klarifikasi.
Upaya konfirmasi dari awak media melalui telepon dan pesan WhatsApp juga tidak mendapat respons.
Dengan nilai proyek yang cukup besar, masyarakat berharap hasil pekerjaan seharusnya memberikan manfaat maksimal dan sesuai dengan spesifikasi teknis. Mereka mendesak Kejaksaan Negeri Tapanuli Utara untuk segera mengusut dugaan penyimpangan dalam proyek ini agar tidak menjadi preseden buruk bagi proyek-proyek infrastruktur lainnya di daerah tersebut.
Kasus ini menjadi alarm bagi pengawasan proyek pemerintah, di mana transparansi dan akuntabilitas harus menjadi prioritas utama demi kesejahteraan masyarakat.
Gok maruap sitompul
ASAHAN Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin memimpin Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih sebagai bentuk penguatan semangat nasionalisme
PEMERINTAHAN
JAKARTA Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memaparkan hasil riset dan inovasi dalam 12 klaster kepada Presiden Prabowo Subianto di
NASIONAL
JAKARTA Tim kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah, menegaskan bahwa permohonan prapera
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Komisaris Utama PT Dosni Roha Logistik, Bambang Rudijanto Tanoesoedibjo (BRT) atau Ru
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Polda Metro Jaya merespons putusan hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) yang tidak menerima gugatan praperadilan ke
NASIONAL
JAKARTA Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan II 2026 yang mencapai 5,29 persen secara tahunan (yearonyear/yoy) mendapat apresiasi
EKONOMI
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) mengungkap penyebab banyaknya kasus keracunan Makanan Bergizi Gratis (MBG).Kami melihat beberapa sebab,
PEMERINTAHAN
JAKARTA Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengaku menjadi menteri paling tidak beruntung karena harus menghadapi berbagai t
EKONOMI
SEOUL Pemerintah Korea Selatan mengungkapkan Indonesia telah berupaya memfasilitasi pembicaraan antara Seoul dan Pyongyang. Namun, usulan
INTERNASIONAL
JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra menegaskan hukuman mati bagi pelaku korup
NASIONAL