Budi Gunadi Siap Mundur dari Menkes Jika Terpilih Jadi Dirjen WHO
JAKARTA Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan siap mundur dari jabatannya sebagai Menteri Kesehatan apabila terpilih menjadi Di
KESEHATAN
MEDAN -Permasalahan banjir di kawasan Bandar Selamat, Kecamatan Medan Tembung, terus menjadi momok bagi warga. Meski kepemimpinan di kota ini telah berganti dari satu periode ke periode berikutnya, kondisi banjir tak kunjung membaik. Janji-janji penanganan banjir yang pernah dilontarkan pejabat publik pun tak lebih dari sekadar wacana.
Ketua Asosiasi Alumni Teknologi TeladanMedan (AATT) mengatakan bahwa setiap kali hujan deras mengguyur Medan, kawasan di bawah Jalan Tol Bandar Selamat hampir selalu tergenang. Genangan air menutup jalan dan merendam permukiman warga, mengganggu berbagai aktivitas seperti berdagang, bekerja, hingga mengantar anak ke sekolah.
"Setiap kali hujan turun, jalanan pasti tergenang. Anak-anak sulit berangkat sekolah, kemacetan tak terhindarkan. Ini masalah yang sudah berlangsung lama, tapi kenapa tidak juga selesai?" keluh Partaonan Harahap, Yang juga sebagai Dosen Fakultas Teknik UMSU.
Tak hanya mengganggu rutinitas harian, banjir di kawasan tersebut juga berdampak besar pada perekonomian warga. Banyak pelaku usaha kecil merugi karena lapak mereka terendam. Sementara itu, kemacetan lalu lintas menjadi pemandangan rutin saat genangan mencapai ketinggian tertentu.
Pemerintah daerah sebelumnya telah menjanjikan berbagai solusi, mulai dari perbaikan drainase, normalisasi sungai, hingga pembangunan saluran baru. Namun hingga kini, belum ada proyek nyata yang benar-benar menyelesaikan persoalan tersebut.
Menurut Partaonan, lambannya penanganan banjir turut disebabkan oleh tumpang tindih kewenangan antara Pemkot Medan, Pemprov Sumatera Utara, dan pengelola jalan tol. "Ini sebenarnya masalah teknis yang bisa diselesaikan. Tapi karena tidak ada sinergi dan kemauan politik yang kuat, persoalan ini justru terus dibiarkan," ujarnya.
Ia menambahkan, warga berharap persoalan banjir tak lagi dijadikan komoditas politik atau sekadar bahan kampanye. "Kami butuh langkah konkret, mulai dari audit sistem drainase hingga realisasi proyek pengendalian banjir yang terencana dan terintegrasi," tegasnya.
"Janji boleh diulang, tapi jangan masalahnya juga ikut diulang. Banjir di Bandar Selamat sudah berlangsung bertahun-tahun. Jika tak segera ditangani secara serius, bukan hanya aktivitas warga yang terganggu, tapi juga kredibilitas pemerintah yang terus dipertaruhkan," pungkasnya kepada awak media.*
(kp/j006)
JAKARTA Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan siap mundur dari jabatannya sebagai Menteri Kesehatan apabila terpilih menjadi Di
KESEHATAN
JAKARTA Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono bertemu Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Gedung Juanda Kementerian Keuangan, Ja
NASIONAL
JAKARTA Hakim tunggal Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Richard Edwin Basoeki, dijadwalkan membacakan putusan praperadilan yang diajukan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan tingkat bantuan sosial atau bansos yang salah sasaran sem
EKONOMI
MEDAN Hendra Pawarna Batubara, eks Kepala Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Mandailing Natal, ingin kembali menata k
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas akan berkonsultasi dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk menentukan status jabatan
PEMERINTAHAN
JAKARTA Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menolak permohonan praperadilan yang diajukan mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khu
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut lebih aktif turun ke lapangan untu
NASIONAL
SERGAI Kecelakaan antara kereta api Siantar Ekspres dan mobil Toyota Avanza terjadi di perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Dusu
PERISTIWA
MEDAN Personel gabungan Polsek Medan Area kembali menggerebek lokasi yang diduga menjadi tempat transaksi narkoba di kawasan Gang Jati I
HUKUM DAN KRIMINAL