37 Siswa dan Guru di Timor Tengah Selatan Diduga Keracunan MBG
NTT Sebanyak 37 siswa dan enam guru dari tiga sekolah di Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara
PERISTIWA
MEDAN -Kepala Kantor Otoritas Bandara (Otband) Wilayah II Medan, Bambang Hartato, menegaskan bahwa keselamatan, keamanan, dan kenyamanan jemaah haji merupakan prioritas utama dalam pemberangkatan calon haji dari Embarkasi Medan.
Hal ini disampaikan Bambang usai melihat langsung pemberangkatan jemaah haji pada pesawat Garuda Indonesia Kloter 1 dari Embarkasi Medan, Sabtu (3/5/2025).
Bambang Hartato menyebutkan bahwa sebagai regulator, pihaknya telah melakukan serangkaian pemeriksaan untuk memastikan segala aspek terkait penerbangan berjalan dengan lancar dan aman.
Pemeriksaan yang dilakukan mencakup kelaikan pesawat udara, lisensi pilot, serta memastikan bahwa para awak kabin dalam kondisi prima.
"Keamanan dan keselamatan jemaah haji harus menjadi prioritas utama, oleh karena itu kami telah melakukan pemeriksaan secara menyeluruh," ujar Bambang Hartato pada Sabtu (3/5/2025).
Jemaah Haji Embarkasi Medan Diberangkatkan Secara Bertahap
Bambang Hartato yang didampingi oleh Kasi Angkutan Udara dan Kelaikudaraan (AUKU) Arif Budiman juga turut memberikan doa dan harapan bagi seluruh jemaah haji yang diberangkatkan melalui Embarkasi Medan. "Harapannya, semoga seluruh jemaah haji Embarkasi Medan dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur serta dalam keadaan sehat," tambahnya.
Jadwal dan Jumlah Jemaah Haji Embarkasi Medan 2025
Tahun ini, Embarkasi Medan dijadwalkan untuk memberangkatkan sebanyak 8.328 calon haji yang terbagi dalam 24 kloter. Keberangkatan dimulai pada 2 Mei 2025 hingga 30 Mei 2025. Dari total calon haji tersebut, sebanyak 7.757 orang adalah calon haji reguler, 416 orang merupakan calon haji lanjut usia (lansia), serta ada 49 pembimbing KBIHU dan 66 petugas haji daerah yang turut berangkat.
Pemberangkatan seluruh jemaah haji dilakukan dengan menggunakan pesawat dari maskapai Garuda Indonesia, yang telah bekerja sama dengan berbagai pihak terkait untuk memastikan kelancaran dan keselamatan selama proses penerbangan.
Kolaborasi Pihak Terkait dalam Pemberangkatan Haji
Bambang Hartato juga menegaskan pentingnya koordinasi antara berbagai pihak untuk mendukung keberangkatan jemaah haji yang lancar. Direktorat Jenderal Hubungan Udara (Ditjen Hubud) bersama dengan Kementerian Agama RI, PT Angkasa Pura Aviasi, PT Airnav Indonesia, PT Garuda Indonesia, serta seluruh stakeholder penerbangan terkait lainnya telah bekerja sama secara maksimal untuk memastikan proses keberangkatan haji berjalan aman dan nyaman.
Dengan kesiapan tersebut, diharapkan pemberangkatan jemaah haji asal Medan dan sekitarnya dapat berjalan lancar dan sesuai dengan standar yang ditetapkan.*
(ws/J006)
NTT Sebanyak 37 siswa dan enam guru dari tiga sekolah di Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara
PERISTIWA
ASAHAN Wakil Bupati Asahan, Rianto, menegaskan komitmen kuatnya dalam menjaga kelestarian infrastruktur jalan. Ia mengimbau para pengusa
PEMERINTAHAN
BANTEN Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga sekaligus Kepala BKKBN Wihaji mengunjungi wilayah adat Baduy di Kabupaten Lebak, Ba
NASIONAL
JAKATA Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengklarifikasi polemik rencana penentuan status aktivis HAM oleh tim asesor yang
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Rencana pemerintah untuk menghentikan impor bahan bakar minyak (BBM) dalam 23 tahun ke depan dinilai belum realistis tanpa tr
EKONOMI
JAKARTA Mantan istri komedian Andre Taulany, Rien Wartia Trigina atau Erin, melaporkan balik asisten rumah tangganya berinisial HW ke Po
ENTERTAINMENT
MEDAN Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Belawan menuntut hukuman mati terhadap terdakwa Aditya Ramdani dalam perkara peredaran
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari meminta masyarakat tidak terjebak pada potongan pernyataan dalam p
NASIONAL
BATU BARA Masyarakat Kabupaten Batu Bara kini sedang menanggung beban ganda. Dua kebutuhan pokok vital, yakni gas Elpiji 3 kg dan minyak
EKONOMI
BANDA ACEH Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Aceh meminta Pemerintah Aceh mencabut Peraturan Gubernur (Pergub) yang mengatur pembatasa
PEMERINTAHAN