Ekosistem Film Indonesia Terancam, Budi Mulyawan Dorong UMKM Jadi Tulang Punggung
JAKARTA Industri perfilman nasional, meski menunjukkan angka penonton yang tinggi dan pangsa pasar domestik mencapai 65 persen, dinilai
EKONOMI
JEMBRANA - Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana resmi menjadi lokasi peluncuran Kick Off Program Desa Cantik (Desa Cinta Statistik) 2025 yang digagas oleh Badan Pusat Statistik (BPS) bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Jembrana.
Acara digelar pada Rabu, 14 Mei 2025 di Gedung Serbaguna Desa Penyaringan, dengan mengangkat tema:
"Subak Tangguh, Data Terkelola, Desa Penyaringan Wujudkan Ketahanan dan Kedaulatan Pangan."
Kegiatan dihadiri berbagai tokoh penting, termasuk Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan, Anggota DPD RI Shri Arya Wedakarna, Anggota DPRD Provinsi Bali I Kade Darma Susila, Kepala BPS Provinsi Bali, serta unsur TNI-Polri seperti Dandim 1617/Jembrana Letkol Inf. M. Adriansyah, dan Kapolres Jembrana AKBP Kadek Citra Dewi.
Dandim Jembrana Dukung Pengelolaan Data Desa
Komandan Kodim 1617/Jembrana, Letkol Inf. M. Adriansyah, menegaskan bahwa kehadiran TNI dalam acara ini merupakan bentuk dukungan terhadap pembangunan desa berbasis data dan mewujudkan ketahanan pangan. "Data akurat adalah fondasi kebijakan yang tepat sasaran. TNI mendukung penuh langkah strategis ini," tegasnya.
Kepala BPS Kabupaten Jembrana menyampaikan, pengelolaan data desa yang presisi sangat krusial dalam pembangunan sektor pertanian dan ketahanan pangan. Ia menekankan pentingnya melibatkan generasi muda dalam transformasi desa berbasis data.
Anggota DPRD Provinsi Bali turut menambahkan bahwa "Data adalah kekuatan dalam menyusun rencana pembangunan desa yang cerdas."
Sementara Anggota DPD RI Arya Wedakarna mengungkapkan optimismenya terhadap Desa Penyaringan sebagai model nasional, serta menyinggung peluang Jembrana dalam proyek perumahan murah dan jalan tol.
Bupati Jembrana menyambut positif program nasional ini dan berharap Desa Penyaringan mampu menorehkan prestasi hingga level nasional. Ia juga menekankan pentingnya perbaikan data statistik pertanian demi pencapaian kedaulatan pangan.
"Ini adalah kolaborasi lintas sektor yang luar biasa. Kita ingin data menjadi rujukan utama kebijakan desa," ujarnya.
Peresmian Simbolis dan Dukungan Kolektif
Acara ditutup dengan pemutaran video dokumentasi program Desa Cantik dan prosesi pemukulan gong serta penandatanganan Piagam Dukungan Desa Cantik oleh Bupati Jembrana sebagai simbol peluncuran resmi program ini.
Seluruh kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh antusiasme. Program Desa Cantik diharapkan menjadi katalisator dalam membangun desa tangguh, mandiri, dan berbasis data.*
(ws/j006)
JAKARTA Industri perfilman nasional, meski menunjukkan angka penonton yang tinggi dan pangsa pasar domestik mencapai 65 persen, dinilai
EKONOMI
TAPANULI SELATAN Bupati Tapanuli Selatan, Gus Irawan Pasaribu, didesak segera mengevaluasi kinerja Plt Kepala Dinas Pendidikan terkait p
POLITIK
JAKARTA Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa Polri akan terus menjamin kebebasan berpendapat dan ruang kritik bagi mas
POLITIK
JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), memastikan Indonesia tidak melakukan impor beras maupun ayam dari Am
EKONOMI
BINJAI S.A. Fipia Siregar, mewakili Ketua TP PKK Kota Binjai, mengikuti Sosialisasi Nasional Program PRASARA dan VISTARA secara virtual,
PEMERINTAHAN
PANDEGLANG Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menegaskan dukungannya terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang saat ini menggunak
POLITIK
ASAHAN, 24 Februari 2026 Pemerintah Kabupaten Asahan resmi mengawali rangkaian Safari Ramadhan 1447 H dengan mengunjungi 13 kecamatan ya
PEMERINTAHAN
BANDA ACEH Polda Aceh menggelar lomba kebersihan ruangan di seluruh satuan kerja (Satker) dan asrama polisi (Aspol) selama dua hari, 26
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Kota Medan akan menyempurnakan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan Nomor 500.7.1/1540 tentang Penataan Lokasi dan Pengelo
PEMERINTAHAN
JAKARTA Menjelang Ramadan, fitur DANA Kaget dari DANA Indonesia kembali ramai dibagikan di media sosial. Sejumlah tautan yang beredar me
EKONOMI