Pemkab Deli Serdang Bantah Tebang Pilih, Tegaskan Penertiban Tower Ilegal Berjalan Sesuai SOP
DELI SERDANG Pemerintah Kabupaten Deli Serdang menegaskan penertiban tower telekomunikasi yang berdiri tanpa izin bukan dilakukan secara
PEMERINTAHAN
DELI SERDANG - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution akan meninjau langsung kondisi MTs Al Washliyah di Desa Petumbukan, Kecamatan Galang, Kabupaten Deli Serdang, Rabu (16/7/2025).
Peninjauan ini dilakukan menyusul polemik penggembokan gedung sekolah oleh Pemkab Deli Serdang yang membuat ratusan siswa terpaksa belajar di tepi jalan.
Bobby Nasution mengaku telah berkomunikasi langsung dengan Bupati Deli Serdang dan menyebut solusi atas permasalahan ini sebenarnya sudah ada. Ia berharap kedua belah pihak, Pemkab dan Al Washliyah, bisa saling memahami.
"Kita sudah komunikasi dengan Pak Bupati, dan solusinya sudah ada. Tinggal bagaimana pelaksanaannya di lapangan. Kami akan lihat langsung besok," ujar Bobby kepada wartawan di Kantor Gubernur Sumut, Selasa (15/7/2025).
Bobby juga menyarankan agar selama proses administratif penyerahan aset gedung kepada MTs Al Washliyah berjalan, Pemkab mengizinkan kegiatan belajar-mengajar tetap berlangsung di lokasi tersebut.
"Sebaiknya, sambil proses berjalan, anak-anak diperbolehkan kembali belajar di sana. Jangan sampai pendidikan mereka terganggu," ujarnya.
Siswa Terpaksa Belajar di Jalan
Sebelumnya, pada Senin (14/7/2025), ratusan siswa MTs Al Washliyah terpaksa mengikuti pelajaran di pinggir jalan karena pagar sekolah digembok oleh pihak Pemkab Deli Serdang. Hal ini menuai kecaman dari banyak pihak, termasuk anggota DPRD Sumut Dapil III, Hariyanto.
"Jangan sampai persoalan aset mengorbankan hak pendidikan anak-anak," ujar Hariyanto. Ia juga mendorong agar Pemkab dan Al Washliyah segera duduk bersama menyelesaikan sengketa ini.
Sengketa Lahan dan Gedung
Ketua PW Al-Washliyah Sumut, Dedi Iskandar, mengungkapkan bahwa tanah tempat gedung sekolah berdiri seluas 3,5 hektare adalah milik Al Washliyah. Namun, gedung di atasnya merupakan aset Pemkab Deli Serdang, yang sebelumnya digunakan oleh SMPN 2 Galang sebelum pindah lokasi pada 2024.
"Kita sudah ajukan permohonan hibah gedung ke Pemkab, dan sudah ada pembicaraan dengan Pj Bupati sebelumnya. Tapi tiba-tiba digembok tanpa pemberitahuan," ujar Dedi.
DELI SERDANG Pemerintah Kabupaten Deli Serdang menegaskan penertiban tower telekomunikasi yang berdiri tanpa izin bukan dilakukan secara
PEMERINTAHAN
KALTIM Polemik pengadaan mobil dinas baru senilai Rp 8,49 miliar untuk Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas&039ud, berakhir setelah gub
HUKUM DAN KRIMINAL
BINJAI Koperasi Kelurahan Merah Putih di Jalan Sukun, Lingkungan VI, Kelurahan Suka Maju, Kecamatan Binjai Barat, resmi tutup setelah be
EKONOMI
TAPSEL Mahasiswa Universitas Aufa Royhan kembali menunjukkan kiprah nyata dalam pengabdian masyarakat melalui Program Mahasiswa Berdampa
KESEHATAN
MEDAN Harga daging ayam di sejumlah pasar tradisional Sumatera Utara (Sumut) mulai menunjukkan tren penurunan, meski masih di atas harga
EKONOMI
IRAN Situasi di Selat Hormuz kian mencekam setelah sebuah kapal tanker minyak dilaporkan tenggelam akibat ditembak saat melintasi perair
INTERNASIONAL
JAKARTA Kementerian Pekerjaan Umum (PU) tengah menghadapi gejolak besar setelah dua pejabat eselon I, Dirjen Cipta Karya Dewi Chomistria
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Isu pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) kembali menguat dalam peta kebijakan energi nasional. Pemerintah menarge
EKONOMI
PALAS Gerakan Mahasiswa Peduli Aspirasi Rakyat (GMPAR) menemukan dugaan penyalahgunaan Dana Desa Tahun Anggaran 2024 di Desa Siparau, Ke
HUKUM DAN KRIMINAL
BALIKPAPAN PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) mencatat tonggak penting dalam pengembangan lapangan migas lepas pantai dengan resmi mengoper
EKONOMI